
Kelompok pro-Palestina AS tolak dukung Harris di tengah kekhawatiran perang Israel-Hamas

Aksi unjuk rasa pro-Palestina digelar di dalam kampus Massachusetts Institute of Technology di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat (AS), pada 3 Mei 2024. (Xinhua/Ziyu Julian Zhu)
Uncommitted National Movement tidak mendukung Harris, dan kelompok itu juga tetap "menentang kepresidenan Donald Trump, yang agendanya mencakup rencana-rencana untuk mempercepat pembunuhan di Gaza sambil mengintensifkan penindasan terhadap organisasi antiperang."
New York City, AS (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah kelompok pro-Palestina nasional Amerika Serikat (AS), Uncommitted National Movement, pada Kamis (19/9) mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya tidak akan mendukung Wakil Presiden AS Kamala Harris, serta akan menyerukan pemungutan suara yang menentang mantan presiden Donald Trump."Pada akhir aksi unjuk rasa bersejarah kami di Konvensi Nasional Partai Demokrat (Democratic National Convention/DNC) di Chicago, para pemimpin Uncommitted National Movement meminta Wakil Presiden Harris untuk menanggapi permintaan pertemuan dengan keluarga-keluarga Palestina Amerika di Michigan yang kehilangan orang-orang terkasih akibat bom yang dipasok AS di Gaza paling lambat 15 September, serta untuk membahas tuntutan kami terkait penghentian pasokan senjata kepada pemerintah Israel dan mengamankan gencatan senjata permanen," demikian dipaparkan oleh kelompok tersebut, seraya menyebut kampanye Harris gagal menanggapi permintaan-permintaan itu."Keengganan Wakil Presiden Harris untuk mengubah kebijakan senjata tanpa syarat atau bahkan membuat pernyataan kampanye yang jelas dalam mendukung penegakan hukum hak asasi manusia AS maupun internasional yang ada membuat kami tidak mungkin mendukungnya," imbuh kelompok tersebut.Uncommitted National Movement mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengadvokasi perubahan kebijakan yang dapat menyelamatkan banyak nyawa guna mengakhiri pengeboman di Gaza sekaligus mengakhiri dukungan AS terhadap kejahatan perang militer Israel.Meskipun "saat ini" Uncommitted National Movement tidak mendukung Harris, kelompok itu tetap "menentang kepresidenan Donald Trump, yang agendanya mencakup rencana-rencana untuk mempercepat pembunuhan di Gaza sambil mengintensifkan penindasan terhadap organisasi antiperang."Selain itu, kelompok tersebut menyatakan bahwa "pihaknya tidak merekomendasikan pemungutan suara 'partai ketiga' dalam pemilihan umum (pemilu) presiden, terutama karena suara 'partai ketiga' di negara-negara bagian yang menjadi penentu hasil pemilu (swing state) dapat secara tidak sengaja membantu memenangkan pemilihan presiden Trump mengingat sistem electoral college negara kita yang bobrok."Uncommitted National Movement, yang tujuan utamanya adalah menekan pemerintah AS agar mencapai gencatan senjata di Gaza di tengah perang Israel-Hamas yang masih berlangsung, dimulai di Negara Bagian Michigan, AS, yang memiliki populasi Arab-Amerika dan Muslim yang besar, saat pemilihan pendahuluan presiden Partai Demokrat tahun ini.Menurut situs jejaring milik Uncommitted National Movement, kelompok tersebut telah memperoleh lebih dari 700.000 suara yang tidak berkomitmen di AS, dengan 30 delegasi yang tidak berkomitmen dibawa ke DNC serta lebih dari 300 Delegasi Gencatan Senjata (Ceasefire Delegates) di DNC, yang diadakan bulan lalu.Harris dijadwalkan akan menghadiri sebuah acara kampanye pada Kamis di Michigan, negara bagian yang menjadi medan pertempuran utama dalam persaingan untuk menduduki Gedung Putih tahun ini.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Dalam semalam, sedikitnya 30 warga Palestina tewas akibat serangan udara Israel di Gaza
Indonesia
•
04 Mar 2024

Petani Prancis tetap gelar aksi unjuk rasa kendati sudah dijanjikan bantuan baru
Indonesia
•
01 Feb 2024

COVID-19 – Vaksin Moderna dan Pfizer paling populer di Taiwan
Indonesia
•
17 Jun 2021

Latihan maritim gabungan China-Rusia rampung digelar
Indonesia
•
18 Jul 2024


Berita Terbaru

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026

AS-Iran kembali bentrok, AS tak ingin eskalasi
Indonesia
•
08 May 2026
