COVID-19 – China akan terus dukung peran WHO dalam perangi pandemik

Foto yang diabadikan pada 30 Maret 2021 ini menunjukkan tampilan eksterior kantor pusat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Jenewa, Swiss. (Xinhua/Chen Junxia)
Upaya global melawan COVID mendapat kontribusi dari China, dengan berbagi informasi secara tepat waktu, terbuka, dan transparan, sesuai dengan hukum untuk bersama-sama mengatasi tantangan pandemik.
Beijing, China (Xinhua) – China akan terus mendukung peran Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) dalam menyatukan dan menggalang komunitas internasional untuk memerangi pandemik, demikian disampaikan oleh Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) China Wang Wenbin pada Senin (16/1) dalam konferensi pers rutin.Pada 14 Januari lalu, Kepala Komisi Kesehatan Nasional (National Health Commission/NHC) China Ma Xiaowei melakukan pembicaraan via telepon dengan Direktur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus untuk bertukar pandangan, khususnya mengenai situasi COVID-19 di China, papar Wang.Tedros memuji upaya pemerintah China dalam mengatasi epidemi COVID-19 dan berterima kasih kepada China karena mempertahankan pertukaran teknis jangka panjang serta berbagi informasi dan data epidemiologi dengan WHO, ujar Wang.Kedua pihak sepakat untuk terus memperkuat pertukaran teknis dan kerja sama dalam respons epidemiologi serta bekerja sama melindungi keamanan kesehatan global, imbuh Wang.Seraya mengungkapkan bahwa China menaruh perhatian besar pada kerja sama dan hubungannya dengan WHO, Wang mengatakan China secara aktif mendukung peran koordinator utama WHO dalam upaya global melawan pandemik, serta mempertahankan komunikasi yang erat dengan Sekretariat WHO dan Direktur Jenderal Tedros.China berbagi informasi dengan WHO dan negara lain sejak COVID-19 mulai merebak dan melaporkan kasus infeksi ke WHO sesegera mungkin. China menjadi negara pertama yang mengidentifikasi patogen dan memublikasikan urutan genom, serta membentuk mekanisme pertukaran teknis dengan WHO. Selama sebulan terakhir atau lebih saja, pihak China melakukan pertukaran teknis sebanyak lima kali dan satu percakapan telepon dengan WHO, menurut Wang.Kontribusi China bagi upaya global melawan COVID diakui oleh WHO dan diakui secara luas di kalangan para anggota komunitas internasional, kata sang jubir.Wang menuturkan bahwa China akan terus mendukung peran WHO dalam menyatukan dan menggalang komunitas internasional untuk memerangi pandemik serta berbagi informasi dengan WHO dan komunitas internasional lainnya secara tepat waktu, terbuka, dan transparan sesuai dengan hukum untuk bersama-sama mengatasi tantangan COVID."Kami berharap semua pihak dapat memandang isu ini dengan sikap yang berbasis ilmu pengetahuan dan objektif, serta menghormati dan mendukung respons COVID China sehingga kita dapat bersama-sama memberikan kontribusi kita terhadap solidaritas global melawan pandemi," ungkap Wang.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

PBB: Warga Palestina kembali bergerak ke Gaza utara setelah gencatan senjata
Indonesia
•
11 Oct 2025

Warna kulit pengaruhi produksi vitamin D dalam tubuh
Indonesia
•
08 Jul 2021

Ilmuwan ungkap bagaimana manusia prasejarah Asia Timur manfaatkan burung
Indonesia
•
16 Aug 2022

Daratan Sunda rumah bagi manusia jutaan tahun lalu
Indonesia
•
06 Jan 2020
Berita Terbaru

Kolaborasi ponpes tahfizh MSQ dengan Indonesia Window tingkatkan kapasitas dakwah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Antisipasi wabah Nipah, Singapura akan terapkan pemeriksaan suhu tubuh di bandara
Indonesia
•
30 Jan 2026

Kasus bunuh diri anak di Jepang catat rekor tertinggi pada 2025
Indonesia
•
30 Jan 2026

Australia pantau ketat wabah virus Nipah
Indonesia
•
30 Jan 2026
