
UU perpajakan AS berpotensi buat kesenjangan ekonomi warga Afrika-Amerika dan kulit putih

Foto yang diabadikan pada 3 Maret 2020 ini menunjukkan uang kertas dolar AS di Washington DC, Amerika Serikat. (Xinhua/Liu Jie)
UU perpajakan Amerika Serikat tidak memuat ketentuan yang menargetkan kelompok rasial, namun demikian UU tersebut sebenarnya dapat menyebabkan atau meningkatkan kesenjangan ekonomi antara rumah tangga warga Amerika keturunan Afrika dan warga kulit putih.
Washington, AS (Xinhua) – Meskipun undang-undang (UU) perpajakan di Amerika Serikat tidak memuat ketentuan yang menargetkan kelompok rasial, UU tersebut sebenarnya dapat menyebabkan atau meningkatkan kesenjangan ekonomi antara rumah tangga warga Amerika keturunan Afrika dan warga kulit putih, seperti dilaporkan CNN pada Senin (20/2), mengutip sebuah penelitian baru-baru ini.Penelitian oleh Pusat Kebijakan Perpajakan (Tax Policy Center) yang berbasis di Washington D.C. menunjukkan bahwa pasangan Afro-Amerika rata-rata menghadapi biaya pajak yang lebih tinggi terkait pernikahan daripada warga kulit putih."Kami menemukan bahwa pasangan kulit hitam lebih berpotensi untuk menghadapi penalti pajak penghasilan dari pernikahan dan menghadapi penalti yang lebih tinggi dibandingkan pasangan kulit putih. Kami menunjukkan bahwa pola-pola ini muncul karena, dalam hal mengontrol pendapatan, pasangan kulit hitam memiliki penghasilan yang lebih setara dibandingkan pasangan kulit putih ... dan karena pasangan kulit hitam lebih cenderung memiliki tanggungan," kata para peneliti.Temuan itu, sebagai bagian dari penelitian yang terus berkembang, memberikan bukti "kemungkinan ketimpangan rasial dalam UU perpajakan," menurut CNN.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Belanda kurangi konsumsi dan tingkatkan impor gas karena harga terus naik
Indonesia
•
09 Dec 2022

Eskalasi di Timur Tengah dapat picu kerugian yang lampaui pertumbuhan PDB kumulatif regional 2025
Indonesia
•
01 Apr 2026

Perusahaan robot humanoid China resmi ekspansi ke Indonesia
Indonesia
•
10 Jun 2026

Bank Dunia nilai sektor keuangan Indonesia masih rentan terhadap risiko global
Indonesia
•
22 Jun 2022


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
