
China tolak tegas pengajuan Vietnam atas landas kontinen di Laut China Selatan

Penjaga Pantai China (China Coast Guard/CCG) membantu sejumlah nelayan asal Filipina yang terluka di perairan yang berdekatan dengan Huangyan Dao China pada 29 Juni 2024. (Xinhua/Deng Hua)
Vietnam mengajukan nota keberatan kepada PBB, sebagai respons atas pengajuan sebelumnya pada Juni 2024 oleh Filipina mengenai luas landas kontinennya di Laut China Selatan.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – China dengan tegas menolak permintaan Vietnam kepada Komisi Batas Landas Kontinen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), atau United Nations Commission on the Limits of the Continental Shelf (UNCLCS), mengenai luas landas kontinennya di Laut China Selatan, dan telah menyampaikan protes keras kepada pihak Vietnam, kata Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri China Lin Jian pada Kamis (18/7).Pada Rabu (17/7), Vietnam mengajukan nota keberatan kepada PBB, sebagai respons atas pengajuan sebelumnya pada bulan lalu oleh Filipina mengenai luas landas kontinennya di Laut China Selatan.Saat menjawab pertanyaan terkait dalam sebuah konferensi pers harian, Lin mengatakan klaim-klaim terkait dari pengajuan tersebut mencakup sebagian Kepulauan Nansha, China, dan melanggar kedaulatan teritorial serta hak dan kepentingan maritim China. Hal itu bertentangan dengan hukum internasional, termasuk Piagam PBB dan Konvensi PBB tentang Hukum Laut, dan bertentangan dengan perjanjian tentang prinsip-prinsip dasar yang memandu penyelesaian permasalahan laut antara China dan Vietnam, serta Deklarasi Perilaku Para Pihak di Laut China Selatan yang ditandatangani oleh China dan negara-negara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) termasuk Vietnam.Sang jubir menekankan bahwa berdasarkan peraturan terkait UNCLCS, komisi tersebut tidak akan mempertimbangkan atau meloloskan pengajuan terkait dari Vietnam dan Filipina. Faktanya, tindakan seperti itu tidak ada gunanya. Hal-hal tersebut hanya akan menyoroti perbedaan dan memperparah kontradiksi, serta tidak kondusif bagi penyelesaian perselisihan."China akan tetap berkomitmen untuk menangani perselisihan terkait Laut China Selatan dengan baik bersama pihak-pihak terkait melalui dialog dan konsultasi," imbuh Lin.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Trump tanda tangani surat perintah eksekutif, tetapkan fentanil sebagai "senjata pemusnah massal"
Indonesia
•
17 Dec 2025

Xi tekankan peningkatan strategi nasional dan kemampuan strategis terintegrasi
Indonesia
•
09 Mar 2023

COVID-19 – Kuwait peringatkan warganya tunda perjalanan karena kenaikan global kasus
Indonesia
•
02 Jan 2022

Trump dijatuhi denda dalam jumlah besar pada kasus penipuan bisnis
Indonesia
•
17 Feb 2024


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
