
Volkswagen pangkas 50.000 pekerjaan lagi, separuh model akan dihentikan pada 2035

Ilustrasi. (Cesar Salazar on Unsplash)
Berlin, Jerman (Xinhua/Indonesia Window) – Volkswagen pada Kamis (3/9) menyetujui rencana transformasi yang akan memangkas 50.000 pekerjaan tambahan dan mengurangi separuh portofolio modelnya hingga 2035.
Dewan Pengawas Volkswagen Group dengan suara bulat menyetujui Rencana Masa Depan 2030 yang diajukan Dewan Direksi, yang mencakup "penyesuaian tenaga kerja di seluruh Volkswagen Group yang melibatkan sekitar 50.000 posisi" sebagai tambahan dari 50.000 pemangkasan pekerjaan yang sudah berlangsung, kata grup tersebut dalam sebuah pernyataan.
"Hingga 2035, Volkswagen Group akan merampingkan sekitar 50 persen portofolio modelnya dan mengurangi kompleksitas penawarannya sekitar 75 persen," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Perusahaan tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai waktu pelaksanaan pemangkasan pekerjaan atau bagaimana pemangkasan tersebut akan didistribusikan di antara merek dan wilayah operasinya.
"Ini merupakan sinyal kuat bagi masa depan Volkswagen Group. Kami bertanggung jawab atas seluruh tenaga kerja kami, para mitra kami, dan pekerjaan industri di seluruh dunia," ujar Oliver Blume, CEO Volkswagen Group, sebagaimana dikutip dalam pernyataan tersebut.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

BI: Indeks keyakinan konsumen 85,8 pada Februari 2021
Indonesia
•
08 Mar 2021

IMF: Ekonomi GCC tunjukkan ketangguhan di tengah konflik regional
Indonesia
•
03 Nov 2024

Media: Meski inflasi mereda, masyarakat AS masih resah soal ekonomi
Indonesia
•
14 Aug 2024


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
