Pesawat jet C919 pertama dikirim ke China Eastern Airlines

Sebuah jet C919 berpartisipasi dalam unjuk terbang (flying display) di Pameran Penerbangan dan Kedirgantaraan Internasional China ke-14 di Zhuhai, Provinsi Guangdong, China selatan, pada 8 November 2022. (Xinhua/Lu Hanxin)
Pesawat jet C919 pertama dikirim ke pelanggan pertamanya, China Eastern Airlines, menandai pertama kalinya pasar transportasi penerbangan sipil China memiliki pesawat jet jalur utama (mainline) yang dikembangkan secara mandiri.
Shanghai, China (Xinhua) – Pesawat jet C919 pertama, yang merupakan pesawat penumpang berukuran besar, dikirim ke pelanggan pertamanya, China Eastern Airlines, pada Jumat (9/12). Ini pertama kalinya pasar transportasi penerbangan sipil China memiliki pesawat jet jalur utama (mainline) yang dikembangkan secara mandiri.Dengan nomor registrasi B-919A, pesawat jet tersebut menyelesaikan penerbangan perdananya dari Bandar Udara Internasional Pudong Shanghai ke Bandar Udara Internasional Hongqiao Shanghai selama proses pengiriman.Pesawat berkapasitas 164 tempat duduk ini hadir dengan tata letak kabin dua kelas, yaitu kelas bisnis dan kelas ekonomi.Setelah pengiriman pesawat jet C919 pertama itu, armada udara tersebut akan menjalani lebih dari 100 jam penerbangan uji verifikasi pesawat tanpa penumpang, dengan pemberhentian mencakup Shanghai, Beijing, dan Guangzhou.Pesawat itu diperkirakan akan mulai digunakan secara komersial pada musim semi 2023.Produksi massal
C919, pesawat jet penumpang berukuran besar yang dikembangkan secara mandiri oleh China, menerima sertifikat produksinya pada 29 November, yang berarti model tersebut sudah dapat memasuki produksi massal.Commercial Aircraft Corporation of China (COMAC), pengembang C919, mengantongi sertifikat tersebut dari Administrasi Penerbangan Sipil China (Civil Aviation Administration of China/CAAC) Administrasi Regional China Timur (East China Regional Administration).C919 melakukan penerbangan perdananya yang sukses pada 2017. Pesawat itu kemudian memperoleh sertifikat tipe (type certificate) pada akhir September lalu, yang menunjukkan bahwa desain C919 telah memenuhi standar kelaikan terbang dan persyaratan lingkungan.Rencana pesawat C919 pertama dikirim ke maskapai China Eastern Airlines pada Desember akhirnya terwujud.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Kapasitas energi terbarukan global meningkat dua kali lipat dalam lima tahun
Indonesia
•
07 Dec 2022

Inovasi IVD di Indonesia diperkuat dengan kerja sama Fapon dan Bio Farma
Indonesia
•
09 Dec 2025

Fokus Berita – Perekonomian zona euro terus pulih, meski dibayangi ketidakpastian
Indonesia
•
01 Aug 2024

Asosiasi bisnis Meksiko sebut tarif AS terhadap Meksiko dan Kanada sebagai "langkah mundur"
Indonesia
•
06 Mar 2025
Berita Terbaru

Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia
Indonesia
•
29 Jan 2026

Laba bersih Tesla anjlok 46 persen pada 2025
Indonesia
•
29 Jan 2026

Feature – Kelapa Indonesia lebih mudah masuki pasar China berkat jalur pengiriman dan kebijakan preferensial Hainan
Indonesia
•
28 Jan 2026

Penjualan EV di Indonesia naik 141 persen pada 2025, merek-merek China menonjol
Indonesia
•
27 Jan 2026
