
Wadah pemikir rilis laporan tentang pandangan China soal HAM

Laporan berjudul ‘Untuk Kehidupan yang Bahagia -- Dasar Pemikiran Pembangunan Hak Asasi Manusia di China’ (For a Life of Contentment -- The Rationale for China's Human Rights Development), dirilis bersama oleh China Foundation for Human Rights Development dan New China Research yang berada di bawah naungan Kantor Berita Xinhua. (Xinhua)
Laporan itu mengatakan bahwa China telah membuat pencapaian bertahap, meningkatkan standar hidup rakyatnya dari kemiskinan menjadi penghidupan yang cukup, dan dari kemakmuran yang sedang secara umum menjadi kemakmuran yang sedang di segala aspek.
Beijing, China (Xinhua) – Sebuah laporan yang mengkaji pandangan China kontemporer tentang hak asasi manusia (HAM) dirilis pada Senin (5/12).Dirilis bersama oleh China Foundation for Human Rights Development dan New China Research yang berada di bawah naungan Kantor Berita Xinhua, laporan itu mengatakan bahwa pandangan China tentang HAM terus diperkaya dan ditingkatkan dalam praktik, dengan perspektif kognitif dan konotasi ideologisnya sendiri berdasarkan kondisi aktual negara tersebut.Ini membentuk pandangan China kontemporer tentang HAM dengan "rakyat" sebagai pusatnya, "pembangunan" sebagai kekuatan pendorong, dan "kehidupan yang bahagia" sebagai tujuannya, sebut laporan itu yang berjudul ‘Untuk Kehidupan yang Bahagia -- Dasar Pemikiran Pembangunan Hak Asasi Manusia di China’ (For a Life of Contentment -- The Rationale for China's Human Rights Development) tersebut.Laporan itu mengatakan bahwa negara telah membuat pencapaian bertahap, meningkatkan standar hidup rakyatnya dari kemiskinan menjadi penghidupan yang cukup, dan dari kemakmuran yang sedang secara umum menjadi kemakmuran yang sedang di segala aspek.Memulai perjalanan menuju tujuan kemakmuran bersama yang lebih tinggi, China berkomitmen untuk memberikan "kehidupan yang bahagia dan bermartabat bagi kurang lebih seperlima populasi dunia," kata laporan itu.Gagasan, tindakan, dan praktik baru China dalam hal cara menghormati dan melindungi HAM juga dapat memberikan inspirasi bagi seluruh dunia, terutama bagi negara-negara berkembang, sebut laporan.Laporan tersebut mengaitkan keberhasilan China dalam meningkatkan perlindungan HAM dengan kepemimpinan Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC) yang gigih, pendekatan yang membumi, orientasi pada pembangunan, pedoman hukum, dan pikiran yang terbuka.China menganjurkan penguatan pertukaran dan pembelajaran timbal balik antarperadaban, penanganan "defisit tata kelola" HAM, peningkatan tata kelola HAM global yang lebih adil, lebih merata, masuk akal, dan inklusif, serta kerja sama untuk membangun komunitas manusia dengan masa depan bersama.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Fokus Berita – WHO sebut situasi kemanusiaan dan kesehatan di Gaza "sangat buruk"
Indonesia
•
10 Jan 2024

Studi sebut 70 persen serangan beruang di Jepang terjadi di area-area yang dihuni manusia
Indonesia
•
28 Oct 2025

Korban tewas dari kapal migran yang karam di Italia bertambah jadi 62 orang
Indonesia
•
28 Feb 2023

Israel perintahkan militer bersiap untuk penempatan jangka panjang di Tepi Barat di tengah eskalasi serangan
Indonesia
•
25 Feb 2025


Berita Terbaru

Feature – Mengenal ‘catsitter’: Merawat kucing, menjaga kepercayaan
Indonesia
•
25 Sep 2026

Jepang makin tua, punya 36,24 juta lansia
Indonesia
•
21 Sep 2026

Feature – Paradoks media sosial di Indonesia: Buka jalan keadilan, juga picu perundungan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Festival pertengahan musim gugur hadir di Batam, ratusan orang nikmati perpaduan budaya China-Indonesia
Indonesia
•
21 Sep 2026
