
Waduk Sungai Kuning alirkan kembali air ke sungai besar di Beijing

Kawanan burung beristirahat di Sungai Yongding di Beijing Garden Expo Park di Beijing, ibu kota China, pada 21 Januari 2021. (Xinhua/Li Xin)
Waduk Sungai Kuning, Wanjiazhai, terus mengisi kembali Sungai Yongding di China utara dengan air pada 2022 untuk mendukung pemulihan ekologi di kawasan Beijing-Tianjin-Hebei.
Taiyuan, China (Xinhua) – Wanjiazhai, sebuah waduk di Sungai Kuning, terus mengisi kembali Sungai Yongding di China utara dengan air pada 2022 untuk mendukung pemulihan ekologi di kawasan Beijing-Tianjin-Hebei.Daerah aliran sungai Yongding adalah salah satu kawasan konservasi air terpenting serta sebuah pembatas dan koridor ekologis di ibu kota China dan sekitarnya.Sebanyak 239 juta meter kubik air dialirkan dari Wanjiazhai ke Sungai Yongding sebanyak dua kali pada 2022, pada musim semi dan musim gugur. Jumlah air yang diisikan kembali melampaui 1,1 miliar meter kubik dari 2017 hingga 2022.Seksi Beijing dari Sungai Yongding memiliki panjang 170 kilometer, dengan luas cekungan 3.200 kilometer persegi. Pemerintah kota Beijing memulai proyek restorasi ekologi yang komprehensif di sungai itu pada 2020, mengelola aliran sungai sepanjang 91 kilometer dan sekitar 85,3 hektare lahan basah, serta lereng tepian sepanjang 25 kilometer di sepanjang sungai tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Manuskrip sutra China berumur 2.300 tahun berhasil dipulangkan
Indonesia
•
19 May 2025

Afghanistan akhiri pencarian korban gempa
Indonesia
•
24 Jun 2022

AS hadapi gelombang mahasiswa baru tanpa kemampuan matematika dasar
Indonesia
•
20 Nov 2025

Feature – "Kematian terasa lebih berbelas kasih", pilihan menyakitkan untuk bertahan hidup di Gaza
Indonesia
•
14 Sep 2025


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
