Kontribusi ‘Dua Negara, Taman Kembar’ dorong kerja sama China-ASEAN

Foto yang diabadikan pada 17 Oktober 2023 ini menunjukkan beberapa staf dari sebuah perusahaan makanan di Zona Investasi Yuanhong di Provinsi Fujian, China tenggara, sedang memilah produk ikan segar yang akan diekspor ke Indonesia. (Xinhua/Lin Shanchuan)
Wanxinda berencana mendatangkan sekitar 200 perusahaan ke ‘Dua Negara, Taman Kembar’ Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) di Indonesia dengan nilai investasi sekitar 4 miliar dolar AS dan menciptakan 200.000 lapangan kerja dalam dua hingga tiga tahun ke depan.
Nanning, China (Xinhua/Indonesia Window) – Pada Konferensi Meja Bundar tentang Kerja Sama Industri China-ASEAN dan Berbagi Proyek ‘Dua Negara, Taman Kembar’, yang digelar pada Senin (23/9) menjelang dibukanya Pameran China-ASEAN ke-21 di Nanning, ibu kota Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, para hadirin dan pelaku bisnis dari beberapa negara ASEAN memuji kontribusi ‘Dua Negara, Taman Kembar’ dalam mendorong kerja sama negara-negara ASEAN dengan China dan mengungkapkan niatnya untuk memperluas kerja sama dalam kerangka tersebut.Salah satu sorotan dalam konferensi tersebut adalah ‘Dua Negara, Taman Kembar’ China-Indonesia yang meliputi Zona Investasi Yuanhong di Provinsi Fujian, China tenggara, Kawasan Bintan Industrial Estate (BIE), dan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) di Indonesia, serta zona lainnya.Menurut pengembang ‘Dua Negara, Taman Kembar’ KITB, Wanxinda Enterprise Group Co. Ltd., KITB sudah menjadi platform penting bagi sejumlah perusahaan, termasuk perusahaan China untuk berinvestasi di Indonesia, berkat lokasi KITB yang strategis dan dukungan penuh pemerintah Republik Indonesia serta lingkungan bisnis yang optimal di Indonesia.Wanxinda berencana mendatangkan sekitar 200 perusahaan ke ‘Dua Negara, Taman Kembar’ KITB dengan nilai investasi sekitar 4 miliar dolar AS dan menciptakan 200.000 lapangan kerja dalam dua hingga tiga tahun ke depan.Kawasan Industri Qinzhou China-Malaysia di Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi di China selatan dan Kawasan Industri Kuantan Malaysia-China menjadi proyek unggulan dari kerja sama China-Malaysia, demikian menurut Randolph Chin Chok Li dari BEIBU GULF HOLDING (MALAYSIA) SDN HBD, yang mempresentasikan rencana perluasan kawasan industri dan peningkatan rantai industri terkait di masa mendatang, serta mengajak para investor dari China.
Foto yang diabadikan pada 13 Juni 2024 ini menunjukkan sebuah logo di depan Kawasan Industri Kuantan Malaysia-China. (Xinhua)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Pejabat sebut SAR Hong Kong dukung reformasi WTO ke arah yang benar
Indonesia
•
11 Dec 2022

Pelabuhan Tianjin di China catat 1,73 juta TEU ‘throughput’ peti kemas pada Januari
Indonesia
•
07 Feb 2023

Harga minyak melonjak saat Barat bahas larangan impor minyak Rusia
Indonesia
•
08 Mar 2022

Indeks keyakinan konsumen Indonesia pada Mei meningkat jadi 104,4
Indonesia
•
10 Jun 2021
Berita Terbaru

Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia
Indonesia
•
29 Jan 2026

Laba bersih Tesla anjlok 46 persen pada 2025
Indonesia
•
29 Jan 2026

Feature – Kelapa Indonesia lebih mudah masuki pasar China berkat jalur pengiriman dan kebijakan preferensial Hainan
Indonesia
•
28 Jan 2026

Penjualan EV di Indonesia naik 141 persen pada 2025, merek-merek China menonjol
Indonesia
•
27 Jan 2026
