
Time: Konflik kepentingan hambat pembersihan limbah kecelakaan kereta di Ohio, AS

Gambar tangkapan layar dari video yang dirilis oleh Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (National Transportation Safety Board/NTSB) Amerika Serikat (AS) ini menunjukkan lokasi tergelincirnya sebuah kereta barang di East Palestine, Ohio, AS. (Xinhua/NTSB)
Warga Desa East Palestine di Negara Bagian Ohio, Amerika Serikat, mencurigai kontraktor lingkungan yang didatangkan oleh Norfolk Southern untuk mengukur paparan bahan kimia menyusul insiden parah tergelincirnya kereta, tumpahan bahan beracun, dan terbakarnya bahan kimia besar-besaran pada bulan lalu.
New York City, AS (Xinhua) – Banyak warga Desa East Palestine di Negara Bagian Ohio, Amerika Serikat (AS), mencurigai kontraktor lingkungan yang didatangkan oleh Norfolk Southern untuk mengukur paparan bahan kimia menyusul insiden parah tergelincirnya kereta, tumpahan bahan beracun, dan terbakarnya bahan kimia besar-besaran pada bulan lalu, demikian dilaporkan oleh majalah Time pada Selasa (14/3)."Warga East Palestine memiliki alasan untuk merasa curiga," ujar penulis David Michaels, seorang profesor di Milken Institute School of Public Health di Universitas George Washington, sembari memperkenalkan kontraktor lingkungan yang dimaksud, yakni Center for Toxicology and Environmental Health (CTEH)."Pengalaman saya saat bekerja di badan-badan regulator pemerintah, baik pada periode pemerintahan Clinton maupun Obama, mendorong saya untuk menyimpulkan bahwa model bisnis CTEH kerap kali melibatkan pemberian saran kepada para kliennya untuk memperlambat regulasi atau mengalahkan gugatan di pengadilan," kata sang profesor."Saya yakin perusahaan-perusahaan konsultan seperti CTEH terjerat dalam konflik kepentingan yang tidak dapat diatasi. Jika mereka memberikan hasil yang menunjukkan bahwa produk klien berbahaya, kemungkinan besar basis klien mereka akan menghilang dengan cepat," imbuhnya.Dalam satu dekade terakhir, CTEH menjadi kontraktor andalan bagi perusahaan-perusahaan yang ingin menindaklanjuti bencana lingkungan yang terkait dengan mereka. CTEH telah melakukan pengujian lingkungan setelah beberapa insiden kereta tergelincir lainnya yang melibatkan pelepasan bahan kimia berbahaya, seperti insiden tergelincirnya kereta yang mengangkut butadiene (zat karsinogen terhadap manusia) di Kentucky pada 2012, dan insiden tergelincirnya kereta Norfolk Southern lain di South Carolina dan Georgia.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

UNICEF: 7,6 juta anak di Ethiopia putus sekolah
Indonesia
•
13 Nov 2023

Feature – Remaja difabel Gaza berjuang bertahan hidup di tengah luka dan pengungsian
Indonesia
•
24 May 2026

Universitas Teknologi dan Sains Kamboja-China diresmikan di Phnom Penh, Kamboja
Indonesia
•
22 Dec 2023

PBB: Pembangunan berkelanjutan cara menuju perdamaian bertahan lama
Indonesia
•
27 Jan 2023


Berita Terbaru

IOC bakal beri hibah Rp179 juta untuk setiap atlet Olimpiade, ini syaratnya
Indonesia
•
26 Jun 2026

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Museum Tekstil Jakarta rayakan hari jadi ke-50 dengan pameran Wastra Tradisional Klasik
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026
