
Feature – Kebahagiaan warga Gaza sirna usai dapati kehancuran masif di kampung halaman

Warga Palestina terlihat dalam perjalanan pulang ke Jalur Gaza utara di Gaza City pada 21 Januari 2025. (Xinhua/Abdul Rahman Salama)
Warga Palestina di Gaza akhirnya bisa pulang ke kampung halaman mereka, hanya untuk menghadapi kenyataan memilukan dari apa yang tersisa di rumah mereka.
Gaza, Palestina (Xinhua/Indonesia Window) – Empat hari pascagencatan senjata yang mengakhiri konflik selama 15 bulan antara Hamas dan Israel, warga Palestina di Gaza pulang ke kampung halaman mereka sembari berharap ada tanda-tanda kenormalan.Namun, kelegaan mereka dengan cepat berubah menjadi keputusasaan saat mereka menghadapi kenyataan memilukan dari apa yang tersisa di rumah mereka.Seorang wanita Palestina bernama Samira Mahmoud termasuk di antara orang-orang yang bergegas kembali ke rumah di bagian timur area permukiman al-Shujaiya di Gaza City."Saat berjalan menuju rumah, hati saya berdebar-debar, dan saya berdoa kepada Allah agar setidaknya beberapa bagian dari rumah saya masih utuh," ujar ibu tiga anak berusia 32 tahun itu kepada Xinhua.Namun, alih-alih pelipur lara, dia malah mendapati kehancuran. "Saya memimpikan pulang ke rumah, tetapi saya tidak menemukan apa pun kecuali reruntuhan. Anak-anak saya bertanya kepada saya di mana rumah, mainan, dan kebun kami berada, tetapi tidak ada yang tersisa," keluh Samira.Skala kehancuran tersebut menyebabkan sejumlah area permukiman tidak dapat dikenali lagi. "Tadinya kota kami begitu ramai, penuh dengan orang-orang, kendaraan, cahaya, dan kehidupan. Kini, bahkan reruntuhannya pun mengeluarkan hawa kematian, ketakutan, dan ketidakpastian," ujar Omar Sarsour, warga di area permukiman Tel al-Hawa di Gaza barat, kepada Xinhua.
Orang-orang terlihat di dekat reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di kamp Al-Bureij di Jalur Gaza tengah pada 14 Juni 2024. (Xinhua/Marwan Dawood)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Lingkungan ekologis China meningkat signifikan dalam satu dekade terakhir
Indonesia
•
28 Dec 2022

Layanan taksi sungai kembali diluncurkan di Baghdad, kurangi kemacetan lalu lintas
Indonesia
•
22 Jul 2023

Warga Afghanistan di persimpangan krisis iklim dan memburuknya kemiskinan
Indonesia
•
24 Apr 2025

Program ‘Hepi Medicare’ sediakan layanan kesehatan gratis untuk ratusan warga Kp. Sirnasari Bogor
Indonesia
•
14 Dec 2025


Berita Terbaru

Di New York, Taiwan tunjukkan kepeloporan dalam kesetaraan gender
Indonesia
•
17 Mar 2026

Ramadan 1447H – Kamar Dagang China di Indonesia beri bantuan kepada buruh rentan, via kerja sama dengan Serikat Buruh Muslim Indonesia
Indonesia
•
13 Mar 2026

Feature – Pengobatan tradisional China solusi kesehatan mental di zaman modern
Indonesia
•
14 Mar 2026

Mengintip aksi pendongeng hibur murid SD di Banten
Indonesia
•
11 Mar 2026
