
Washington Post: AS hadapi kelangkaan guru yang parah

Sejumlah siswa Sekolah Dasar Montrara Ave. terlihat mengikuti kelas tatap muka di Los Angeles, California, Amerika Serikat, pada 16 Agustus 2021. (Xinhua)
Kelangkaan guru terjadi di AS, dengan sejumlah distrik sekolah di pedesaan di Texas beralih ke sistem pembelajaran empat hari per pekan pada musim gugur tahun ini.
Jakarta (Indonesia Window) – Kelangkaan guru di Amerika Serikat (AS) telah mencapai tingkat krisis, dan para pejabat sekolah sedang berupaya keras untuk memastikan jumlah guru akan mencukupi, demikian dilaporkan oleh surat kabar The Washington Post pada Rabu (3/8).Akibat kurangnya staf, sejumlah distrik sekolah di pedesaan di Texas beralih ke sistem pembelajaran empat hari per pekan pada musim gugur tahun ini dan para veteran yang tidak memiliki pengalaman mengajar di Florida diminta untuk mengajar di kelas, menurut laporan tersebut."Saya belum pernah melihat kondisi separah ini," ujar Dan Domenech, Direktur Eksekutif Asosiasi Pengelola Sekolah AS, perihal kelangkaan guru tersebut. "Saat ini, isu tersebut menduduki peringkat pertama dalam daftar masalah yang membayangi distrik-distrik sekolah."Sulit untuk memperkirakan berapa banyak ruang kelas di AS yang kekurangan guru untuk tahun ajaran 2022-2023, sebut laporan itu."Namun, sejumlah laporan tingkat negara bagian dan distrik telah bermunculan di seluruh penjuru AS dan menjabarkan perihal kesenjangan jumlah staf yang berkisar dari ratusan hingga ribuan, dan tetap belum teratasi di saat musim panas hampir berakhir," imbuh laporan tersebut.Asosiasi Pendidikan Negara Bagian Nevada memperkirakan bahwa sekitar 3.000 lowongan mengajar tetap tidak terisi di 17 distrik sekolah negara bagian pada awal Agustus.Dalam laporan Januari, Asosiasi Pengawas Sekolah Regional Illinois menemukan bahwa 88 persen distrik sekolah di seluruh negara bagian mengalami “masalah dengan kekurangan guru”, sementara 2.040 lowongan guru kosong atau diisi dengan karyawan yang “kurang memenuhi syarat”.Sementara itu, di wilayah Houston, lima distrik sekolah terbesar semuanya melaporkan bahwa antara 200 dan 1.000 posisi mengajar masih dibuka.Sumber: XinhuaLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

PM Estonia peringatkan kemungkinan pemadaman jika Rusia matikan jaringan listrik
Indonesia
•
24 Sep 2022

Enam bulan pascagempa dahsyat, ribuan warga Turkiye masih tinggal di pengungsian
Indonesia
•
02 Aug 2023

WHO desak kerja sama pengiriman bantuan lintas perbatasan Turkiye-Suriah
Indonesia
•
17 Feb 2023

WHO ubah nama ‘monkeypox’ jadi ‘mpox’, hindari stigma
Indonesia
•
29 Nov 2022


Berita Terbaru

IOC bakal beri hibah Rp179 juta untuk setiap atlet Olimpiade, ini syaratnya
Indonesia
•
26 Jun 2026

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Museum Tekstil Jakarta rayakan hari jadi ke-50 dengan pameran Wastra Tradisional Klasik
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026
