
Wawancara: PM Pakistan sebut Pakistan dan China miliki takdir bersama

Presiden China Xi Jinping bertemu dengan Perdana Menteri Pakistan Shahbaz Sharif di Balai Agung Rakyat di Beijing, ibu kota China, pada 2 November 2022. (Xinhua/Yao Dawei)
Hubungan Pakistan dan China diharapkan semakin kuat karena kedua pihak bekerja sama untuk mempromosikan berbagai pencapaian dan kemajuan takdir bersama, serta mendorong perdamaian dan harmoni di kawasan dan dunia pada umumnya.
Beijing, China (Xinhua) – Pakistan akan bekerja sama dengan China untuk mempromosikan berbagai pencapaian dan kemajuan takdir bersama, serta mendorong perdamaian dan harmoni di kawasan dan dunia pada umumnya, dikatakan Perdana Menteri (PM) Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif kepada Xinhua dalam sebuah wawancara pada Rabu (2/11).Sharif memulai lawatan resmi pertamanya ke China pada Selasa (1/11), menjadi salah satu pemimpin asing pertama yang mengunjungi China setelah Kongres Nasional Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC) ke-20.Sharif pertama kali berkunjung ke China pada 1981 dan sejak itu menyaksikan transformasi luar biasa negara itu dalam banyak kunjungan selanjutnya."Anda nyaris tidak dapat menemukan satu mobil pun di jalanan, (hanya) bus dan sepeda pada 1981," katanya. "Dan selama bertahun-tahun seluruh negara itu bertransformasi dan menjadi ekonomi terbesar kedua di dunia. Ini sebuah keajaiban.""Saya rasa itu terjadi berkat dedikasi dan kepemimpinan visioner CPC. Para pemimpinnya, visi, dan pengorbanannya," katanya.Kongres Nasional CPC ke-20 menyampaikan pesan yang sangat kuat ke seluruh dunia bahwa China berdiri dengan kesinambungan dan stabilitas serta hidup berdampingan secara damai, kata sang PM.Menyoroti keberhasilan China dalam memberantas kemiskinan absolut, memberikan kesempatan kerja yang lebih baik, serta meningkatkan pendidikan dan perawatan kesehatan, Sharif mengatakan terpilihnya kembali Xi Jinping sebagai Sekretaris Jenderal Komite Sentral CPC penting tidak hanya bagi rakyat China, tetapi juga negara-negara sahabat dan bahkan secara global."Hari ini di bawah kepemimpinan Presiden Xi, China adalah sebuah negara yang jika tanpa eksistensinya maka dunia tidak dapat bergerak. Ini adalah pencapaian yang luar biasa," ujarnya, seraya menjelaskan bahwa Pakistan sedang mencoba belajar dari China.Sharif mengatakan dia tidak ragu bahwa China akan tumbuh dan maju dengan pesat, dan hubungan persahabatan Pakistan-China akan semakin dalam dan kuat.Pakistan dan China menikmati persahabatan yang "belum pernah terjadi sebelumnya dan unik", atau Persaudaraan Tangguh, selama tujuh dekade sejak pembentukan hubungan diplomatik. Kedua negara mempromosikan hubungan atas dasar saling percaya, menghormati, dan kerja sama, imbuhnya.Sharif memuji Koridor Ekonomi China-Pakistan (China-Pakistan Economic Corridor/CPEC) sebagai faktor yang menentukan dalam mengubah sektor listrik, energi, infrastruktur, dan transportasi umum Pakistan. Sharif sendiri diberi tugas untuk mengimplementasikan beberapa proyek energi CPEC dan Lahore Orange Line, layanan kereta metro pertama di negara itu."Saya harus memberi tahu Anda dengan rasa puas bahwa proyek-proyek energi CPEC ini berhasil diselesaikan dan dioperasikan lebih cepat daripada yang diperkirakan China. Inilah yang kami sebut 'kecepatan Pakistan'," kata sang PM, merujuk pada "kecepatan Shenzhen" di China."Itulah arti persaudaraan, kerja sama, dan persahabatan ini," kata Sharif, berharap CPEC akan melangkah ke fase berikutnya untuk mempromosikan pertanian, teknologi modern, dan industri teknologi informasi (TI).Sharif mengatakan dia mendukung Inisiatif Pembangunan Global (Global Development Initiative/GDI) dan Inisiatif Keamanan Global (Global Security Initiative/GSI) yang diusulkan China sebagai sebuah visi luar biasa untuk mempromosikan harmoni dan koeksistensi damai antara negara-negara dan masyarakat.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Israel dan Hamas rampungkan gelombang kedua pertukaran tahanan-sandera
Indonesia
•
27 Nov 2023

Serangan Israel di Qatar berpotensi buka babak baru yang berbahaya dalam konflik Gaza
Indonesia
•
14 Sep 2025

COVID-19 – Subvarian Omicron lain jadi galur dominan kasus baru di AS
Indonesia
•
26 May 2022

Israel tetapkan syarat untuk kesepakatan gencatan senjata Gaza tahap berikutnya
Indonesia
•
05 Mar 2025


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
