
UNHRC: AS tak bisa menarik diri saat sudah tak lagi menjadi anggota

Para delegasi menghadiri pertemuan sesi ke-56 Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa, Swiss, pada 18 Juni 2024. (Xinhua/Lian Yi)
AS menarik diri dari UNHRC pada Juni 2018 selama masa jabatan pertama Trump, lalu pada Februari 2021, Antony Blinken, yang saat itu menjabat sebagai menteri luar negeri AS, mengumumkan bahwa pemerintahan Joe Biden akan kembali terlibat dalam dewan tersebut sebagai pengamat.
Jenewa, Swiss (Xinhua/Indonesia Window) – Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN Human Rights Council/UNHRC) pada Kamis (6/2) mengatakan bahwa periode keanggotaan Amerika Serikat (AS) telah berakhir per 1 Januari 2025, sehingga AS tidak bisa menarik diri dari sebuah badan antarpemerintah saat negara itu memang sudah tidak lagi menjadi anggota."Sebagai informasi, AS merupakan anggota UNHRC sejak 1 Januari 2022 hingga 31 Desember 2024. Sejak 1 Januari 2025, AS tidak lagi menjadi anggota UNHRC dan secara otomatis menjadi negara pengamat, seperti halnya 193 negara anggota PBB yang bukan merupakan anggota dewan tersebut. Negara pengamat tidak dapat menarik diri dari sebuah badan antarpemerintah saat negara itu memang sudah tidak lagi menjadi anggota," kata Pascal Sim, juru bicara UNHRC, dalam pernyataan yang dikirim ke Xinhua.
Foto yang diabadikan pada 29 Februari 2024 ini menunjukkan suasana di luar Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa, Swiss. (Xinhua/Shi Song)
Foto yang diabadikan pada 22 Mei 2024 ini memperlihatkan Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat. (Xinhua/Liu Jie)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Su-27 Rusia cegat dua pembom strategis AS di atas Laut Baltik
Indonesia
•
24 May 2023

Luncurkan kampanye pemilihan kembali, Erdogan janji akan atasi kenaikan inflasi
Indonesia
•
12 Apr 2023

Moskow bertekad respons penempatan pangkalan pertahanan rudal AS di Polandia
Indonesia
•
15 Nov 2024

Departemen Kehakiman AS sebut putra Joe Biden akan didakwa atas kepemilikan senjata api
Indonesia
•
07 Sep 2023


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
