
2.500 lebih personel penyelamat dikerahkan ke pelabuhan Gyirong yang dilanda tanah longsor di Xizang China

Tim penyelamat bekerja di kawasan inti Pelabuhan Gyirong yang dilanda tanah longsor di Daerah Otonom Xizang, China barat daya, pada 6 September 2026. (Xinhua/Tenzin Nyida)
Gyirong, China (Xinhua/Indonesia Window) – China telah mengerahkan lebih dari 2.500 personel penyelamat setelah tanah longsor melanda Pelabuhan Gyirong di perbatasan China-Nepal, di Daerah Otonom Xizang, China barat daya, pada 26 Agustus, kata pusat tanggap darurat dan penyelamatan pada Ahad (6/9).
Tanah longsor tersebut, yang dipicu oleh runtuhnya gletser di dataran tinggi Nepal, telah mengakibatkan 43 orang tewas dan 519 lainnya dinyatakan hilang di pelabuhan perbatasan tersebut hingga Sabtu (5/9) pukul 18.00 waktu setempat, kata para pejabat dalam konferensi pers.

Hingga Sabtu pukul 18.00 waktu setempat, lebih dari 2.500 personel dan lebih dari 500 kendaraan telah dikerahkan untuk bergabung dalam operasi penyelamatan. Sementara itu, lebih dari 1.000 penerbangan drone telah menerjunkan 5,43 ton bantuan melalui udara, kata para pejabat.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – Pulang Ke Tanah Air, talenta iptek muda kembali berkontribusi pada inovasi China
Indonesia
•
05 May 2026

Vaksin COVID-19 Johnson & Johnson tak lagi tersedia di AS
Indonesia
•
16 May 2023

Suhu malam hari di Mongolia barat anjlok hingga minus 50 derajat Celsius
Indonesia
•
22 Dec 2023

Dua jurnalis tewas dalam serangan udara Israel di Gaza selatan
Indonesia
•
08 Jan 2024


Berita Terbaru

Feature – Mengenal ‘catsitter’: Merawat kucing, menjaga kepercayaan
Indonesia
•
25 Sep 2026

Jepang makin tua, punya 36,24 juta lansia
Indonesia
•
21 Sep 2026

Feature – Paradoks media sosial di Indonesia: Buka jalan keadilan, juga picu perundungan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Festival pertengahan musim gugur hadir di Batam, ratusan orang nikmati perpaduan budaya China-Indonesia
Indonesia
•
21 Sep 2026
