
Alibaba gandeng Apple, AI Qwen China bakal hadir di iPhone melalui Apple Intelligence

Orang-orang berjalan melewati stan Qwen pada Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Spanyol, pada 2 Maret 2026. (Xinhua/Cheng Min)
Hangzhou, China (Xinhua/Indonesia Window) – Raksasa teknologi China, Alibaba Group, pada Sabtu (31/10) mengumumkan kemitraan dengan Apple untuk mengintegrasikan model kecerdasan buatan (AI) Qwen miliknya ke dalam Apple Intelligence.
Fitur berbasis Qwen tersebut akan tersedia untuk diuji coba di iOS versi beta terbaru bagi pengembang mulai 4 November, dan akan diluncurkan kepada pengguna di China bersamaan dengan rilis resmi iOS 27.3 pada Desember, menurut Alibaba.
Kemitraan tersebut menghadirkan kemampuan AI Qwen ke berbagai kasus penggunaan di dalam sistem operasi Apple. Melalui Siri, Writing Tools, dan Visual Intelligence, pengguna di China akan dapat memanfaatkan kemampuan Qwen untuk pemahaman teks dan gambar serta pembuatan konten.
Patut dicatat, pengguna dapat memilih apakah akan mengaktifkan integrasi Qwen serta informasi apa yang akan dibagikan.
Alibaba menyatakan pihaknya tidak akan menggunakan permintaan pengguna maupun respons yang dihasilkan untuk pelatihan model.
Fitur tersebut akan tersedia di iOS bagi pengguna yang membeli iPhone yang mendukung Apple Intelligence di China, atau yang lokasi perangkat serta negara atau wilayah Akun Apple-nya sama-sama diatur ke China.
Eddie Wu, CEO Alibaba Group, mengatakan bahwa Qwen, yang memanfaatkan keahlian Alibaba di bidang AI, akan terintegrasi ke dalam ekosistem Apple dan bekerja sama dengan Apple untuk menghadirkan pengalaman layanan baru berbasis AI bagi pengguna di China.
Wang Xiaojie, pakar AI di Universitas Pos dan Telekomunikasi Beijing, mengatakan bahwa ini merupakan pertama kalinya produsen perangkat keras konsumen papan atas dunia menggunakan model besar China sebagai tulang punggung AI utama di tingkat sistem di pasar China, sebuah langkah penting dalam penerapan komersial model AI besar buatan China.
Apple Intelligence merupakan sistem AI yang pertama kali diperkenalkan Apple dalam Worldwide Developers Conference (WWDC) pada 2024.
Dalam langkah regulasi penting, otoritas siber China pada Juli menyelesaikan pencatatan tujuh layanan AI generatif pada perangkat (on-device) untuk ponsel pintar, termasuk Apple Intelligence.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Kemenristek buat inovasi untuk ‘testing, tracing, treatment’
Indonesia
•
12 Oct 2020

Ilmuwan berhasil pulihkan satelit Shijian-19, satelit ‘reusable’ dan ‘returnable’ pertama China
Indonesia
•
13 Oct 2024

Vaksin personalisasi pertama di dunia untuk kanker otak anak yang mematikan dalam tahap uji klinis
Indonesia
•
03 Feb 2026

Satelit komunikasi pertama buatan Turkiye dikirim ke orbit
Indonesia
•
11 Jul 2024


Berita Terbaru

Pesawat eksperimental NASA X-70 mampu angkut muatan 907 kilogram dan terbang 2.778 kilometer
Indonesia
•
06 Nov 2026

Dari Palung Jawa hingga polusi plastik: Potensi kerja sama riset laut dalam Indonesia-China tak terbatas
Indonesia
•
06 Nov 2026

Replika digital tubuh manusia bantu prediksi penyakit dan personalisasi pengobatan
Indonesia
•
07 Nov 2026

Feature – AI jadi tempat curhat baru, psikolog ingatkan risiko isolasi sosial dan salah diagnosis
Indonesia
•
07 Nov 2026
