
Amazon dikabarkan mulai proses PHK

Foto yang diabadikan pada 7 Mei 2020 ini memperlihatkan jendela toko buku Amazon yang ditutup sementara di Washington DC, Amerika Serikat. (Xinhua/Liu Jie)
PHK Amazon dikabarkan akan dikenakan pada 10.000 pegawainya, terutama berdampak pada organisasi perangkat, divisi ritel, dan sumber daya manusia.
San Francisco, AS (Xinhua) – Amazon memulai proses pemutusan hubungan kerja (PHK) di seluruh bagian perusahaan tersebut pada pekan ini, demikian menurut sejumlah laporan media pada Rabu (16/11)."Sebagai bagian dari proses peninjauan perencanaan operasi tahunan, kami selalu meninjau setiap bisnis kami dan hal-hal yang menurut kami harus diubah. Setelah melakukan proses tersebut, mengingat lingkungan ekonomi makro saat ini (serta perekrutan cepat yang kami lakukan dalam beberapa tahun), sejumlah tim melakukan penyesuaian, yang dalam beberapa kasus berarti posisi-posisi tertentu tidak lagi diperlukan. Kami tidak menganggap enteng keputusan ini, dan kami berupaya mendukung setiap pegawai yang terdampak," kata Kelly Nantel, juru bicara Amazon, sebagaimana dikutip dalam laporan TechCrunch pada Rabu.PHK Amazon ini terutama akan berdampak pada organisasi perangkat, divisi ritel, dan sumber daya manusia. Para manajer mulai menginformasikan kepada pegawai bahwa mereka memiliki waktu dua bulan untuk menemukan posisi lain di dalam perusahaan tersebut atau menerima PHK, menurut laporan CNBC.The New York Times sebelumnya pada pekan ini mengatakan bahwa Amazon sedang berencana memberhentikan sekitar 10.000 pegawainya di divisi korporat dan teknologi, seraya menambahkan bahwa PHK ini akan menjadi yang terbesar dalam sejarah perusahaan tersebut. Angka itu mewakili sekitar 3 persen dari tenaga kerja korporatnya, dan jumlah total pegawai yang terkena PHK "masih tentatif" dan dapat berubah.Dalam kesempatan terpisah, seorang narasumber mengatakan kepada The Wall Street Journal bahwa Amazon berencana memberhentikan ribuan pegawainya.Amazon dilaporkan memiliki 798.000 pegawai pada akhir 2019 dan 1,6 juta karyawan penuh dan paruh waktu per 31 Desember 2021.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Saudi kembali terapkan aturan memakai masker dan jaga jarak fisik
Indonesia
•
30 Dec 2021

PBB serukan penerapan cara yang komprehensif untuk atasi situasi di Suriah
Indonesia
•
31 Aug 2022

PBB tingkatkan peringatan dampak gelombang panas terhadap anak-anak di Asia Selatan
Indonesia
•
08 Aug 2023

Klinik di Jepang gunakan teknologi laser untuk pengobatan ortopedi, layani banyak pasien Indonesia
Indonesia
•
22 Feb 2024


Berita Terbaru

Di New York, Taiwan tunjukkan kepeloporan dalam kesetaraan gender
Indonesia
•
17 Mar 2026

Ramadan 1447H – Kamar Dagang China di Indonesia beri bantuan kepada buruh rentan, via kerja sama dengan Serikat Buruh Muslim Indonesia
Indonesia
•
13 Mar 2026

Feature – Pengobatan tradisional China solusi kesehatan mental di zaman modern
Indonesia
•
14 Mar 2026

Mengintip aksi pendongeng hibur murid SD di Banten
Indonesia
•
11 Mar 2026
