
Presiden Kamerun prihatin dengan meningkatnya obsesi generasi muda beremigrasi

Presiden Kamerun Paul Biya (depan) memberikan suaranya di sebuah tempat pemungutan suara di Yaounde, Kamerun, pada 7 Oktober 2018. (Xinhua/Qiao Benxiao)
Presiden Kamerun Paul Biya menyatakan keprihatinannya mengenai obsesi generasi muda di negaranya untuk beremigrasi.
Yaounde, Kamerun (Xinhua) – Presiden Kamerun Paul Biya menyatakan keprihatinannya mengenai obsesi generasi muda di negaranya untuk beremigrasi."Meningkatnya keinginan sebagian generasi muda kita untuk pindah ke negara lain semakin memprihatinkan, terutama ketika hal itu menjadi obsesi dan bahkan memengaruhi orang-orang yang sudah terintegrasi dengan baik ke dalam komunitas lokal mereka," ujar Biya dalam sebuah pesan yang disiarkan televisi yang ditujukan untuk generasi muda pada Sabtu (10/2) malam waktu setempat.Dia mengatakan Kamerun, "seperti banyak negara lain di dunia," sedang menghadapi kesulitan, namun melakukan migrasi "dengan segala cara" bukanlah solusi.
Foto yang diabadikan pada 14 September 2023 ini menunjukkan pemandangan jalan di Yaounde, Kamerun. (Xinhua/Dong Jianghui)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Israel temukan ratusan dadu tulang buku jari berusia 2.300 tahun
Indonesia
•
17 Aug 2022

14,14 persen masyarakat China sudah melek sains
Indonesia
•
18 Apr 2024

Penelitian: Tidur lebih lama bantu kurangi asupan kalori
Indonesia
•
10 Feb 2022

Kisah – Saling bantu dan berbagi jadi harapan di tengah pengendalian epidemi
Indonesia
•
27 Dec 2022


Berita Terbaru

Feature – Mengenal ‘catsitter’: Merawat kucing, menjaga kepercayaan
Indonesia
•
25 Sep 2026

Jepang makin tua, punya 36,24 juta lansia
Indonesia
•
21 Sep 2026

Feature – Paradoks media sosial di Indonesia: Buka jalan keadilan, juga picu perundungan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Festival pertengahan musim gugur hadir di Batam, ratusan orang nikmati perpaduan budaya China-Indonesia
Indonesia
•
21 Sep 2026
