
Angka harapan hidup di AS kembali turun, dipicu COVID-19

Para pejalan kaki melintas di Times Square di New York, Amerika Serikat, pada 14 Desember 2021. (Xinhua/Michael Nagle)
Menurut analisis sementara dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, salah satu penurunan paling dramatis dalam hal angka harapan hidup pada 2021 terjadi di kalangan masyarakat suku Indian Amerika dan Penduduk Asli Alaska.
New York City, AS (Xinhua) – Angka harapan hidup di Amerika Serikat (AS) turun pada 2021. Penurunan ini terjadi untuk tahun kedua berturut-turut dan merupakan penurunan terbesar dalam hampir 100 tahun, demikian dilaporkan oleh organisasi media National Public Radio (NPR) pada Selasa (30/8).Pada 2019, orang yang lahir di negara itu memiliki angka harapan hidup hingga hampir 80 tahun. Akibat pandemik COVID-19, angka itu turun pada 2020 menjadi 77 tahun. Pada 2021, angka harapan hidup kembali turun menjadi 76,1 tahun, menurut laporan itu.Negara-negara berpenghasilan tinggi lainnya mencatat rebound dalam angka harapan hidup, yang membuat hasil yang didapati di AS itu tampak "semakin tragis," kata Steven Woolf, seorang profesor bidang kesehatan populasi dan kesetaraan kesehatan di Virginia Commonwealth University (VCU).Menurut analisis sementara dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, salah satu penurunan paling dramatis dalam hal angka harapan hidup pada 2021 terjadi di kalangan masyarakat suku Indian Amerika dan Penduduk Asli Alaska.Antara tahun 2020 dan 2021, angka harapan hidup untuk kelompok ini turun sebanyak hampir dua tahun, dari 67,1 pada 2020 menjadi 65,2 pada 2021, imbuh laporan tersebut.CDC juga menyebutkan bahwa pada tahun 2020, perbedaan harapan hidup antara perempuan dan laki-laki adalah 5,7 tahun, atau meningkat 0,6 tahun dari 2019.Pada tahun 2020, harapan hidup pada usia 65 untuk total penduduk adalah 18,5 tahun, turun 1,1 tahun dari 2019. Untuk laki-laki, harapan hidup pada usia 65 menurun 1,2 tahun dari 18,2 pada 2019 menjadi 17,0 pada 2020. Untuk perempuan, harapan hidup pada usia 65 tahun menurun 1,0 tahun dari 20,8 tahun 2019 menjadi 19,8 tahun 2020. Perbedaan harapan hidup pada usia 65 tahun antara perempuan dan laki-laki meningkat 0,2 tahun, dari 2,6 tahun di 2019 menjadi 2,8 tahun 2020.“Penurunan angka harapan hidup dapat dikaitkan dengan kematian akibat COVID-19 dan overdosis obat yang tidak disengaja,” kata penulis laporan terbaru dari National Vital Statistics System (NVSS).Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pemerintah SAR Hong Kong rilis Cetak Biru Pengembangan Pemuda
Indonesia
•
21 Dec 2022

Kelaparan di Gaza semakin parah saat kelangkaan pangan memburuk dan bantuan menyusut
Indonesia
•
28 Oct 2024

AS masuk dalam daftar negara dengan virus polio ‘turunan vaksin’ sirkulasi
Indonesia
•
14 Sep 2022

Fokus Berita – Teknologi AI untuk ‘hidupkan kembali’ orang yang telah meninggal picu debat sengit di China
Indonesia
•
07 Apr 2024


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
