
Angka kematian di tahanan Badan Penegakan Imigrasi AS capai level tertinggi dalam 20 tahun pada 2025

Ilustrasi. (Ye Jinghan on Unsplash)
Penyebab kematian tahanan Badan Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai AS bervariasi, mulai dari kondisi medis seperti kejang-kejang, gagal jantung, stroke, gagal pernapasan, tuberkulosis, hingga bunuh diri.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Angka kematian dalam tahanan Badan Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai (Immigration and Customs Enforcement/ICE) Amerika Serikat (AS) mencapai 32 orang pada 2025, menjadikannya angka tertinggi dalam dua dekade terakhir, seperti dilansir oleh The Guardian baru-baru ini.
Para korban tewas mencakup pendatang baru yang sedang mencari suaka maupun individu yang telah menetap di AS selama bertahun-tahun, bahkan beberapa di antaranya sejak masa kanak-kanak. Sebagian di antaranya ditangkap atas tuduhan kriminal atau setelah menjalani masa hukuman, sementara sebagian lainnya ditahan dalam operasi penggerebekan massal oleh ICE.
Penyebab kematian mereka bervariasi, mulai dari kondisi medis seperti kejang-kejang, gagal jantung, stroke, gagal pernapasan, tuberkulosis, hingga bunuh diri, ungkap laporan tersebut, seraya menambahkan bahwa dalam beberapa kasus, pihak keluarga dan pengacara telah menduga adanya kelalaian serta penolakan berulang terhadap perawatan medis yang turut berkontribusi pada kematian mereka.
Media lokal mengutip siaran pers dari ICE yang menyatakan bahwa sejumlah orang telah meninggal dalam tahanan selama beberapa hari pertama 2026.
Lonjakan tajam angka kematian ini bertepatan dengan upaya pemerintahan Trump untuk menahan jumlah individu terbanyak dalam sejarah. Menurut data ICE, lebih dari 68.000 orang dewasa berada dalam tahanan ICE pada akhir Desember 2025, meningkat dari sekitar 36.000 orang pada Desember 2023.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Meksiko evakuasi 34 warganya dari Haiti yang dilanda kekerasan
Indonesia
•
02 Apr 2024

Legislator tertinggi China serukan peningkatan pertukaran parlementer dengan ASEAN
Indonesia
•
25 Nov 2022

47 orang tewas, lebih dari 346.000 lainnya terdampak pascagempa dahsyat di Filipina selatan
Indonesia
•
11 Jun 2026

China serukan semua pihak tahan diri usai RRDK luncurkan satelit pengintai
Indonesia
•
25 Nov 2023


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
