
Anwar Ibrahim dilantik sebagai PM baru Malaysia

Perdana menteri Malaysia yang baru terpilih, Anwar Ibrahim (kiri, depan), menghadiri upacara pelantikan di Istana Negara di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 24 November 2022. (Xinhua/Departemen Informasi Malaysia)
Anwar Ibrahim pernah menjabat sebagai wakil PM Malaysia di bawah kepemimpinan mantan PM Mahathir Mohamad dari 1993 hingga 1998 di pemerintahan Barisan Nasional (BN).
Kuala Lumpur, Malaysia (Xinhua) – Anwar Ibrahim, mantan wakil perdana menteri (PM), mengambil sumpah jabatan sebagai PM baru Malaysia pada Kamis (24/11).Anwar, selaku pemimpin koalisi Pakatan Harapan (PH), terlihat mengenakan pakaian adat Malaysia dan berjanji untuk melayani negara dan rakyat di hadapan Raja Malaysia Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah di Istana Negara Malaysia, yang juga disiarkan langsung.Upacara tersebut dihadiri oleh para sekutu politik Anwar.Anwar (75) pernah menjabat sebagai wakil PM Malaysia di bawah kepemimpinan mantan PM Mahathir Mohamad dari 1993 hingga 1998 di pemerintahan Barisan Nasional (BN). Setelah berselisih dengan Mahathir, Anwar kemudian membentuk Partai Keadilan Rakyat (PKR) dan bersaing dalam beberapa pemilu nasional.Anwar juga pernah menjabat sebagai menteri pemuda dan olahraga, menteri pendidikan, menteri pertanian, dan menteri keuangan selama karier politiknya di BN.PKR kemudian membentuk koalisi PH dengan beberapa partai oposisi lainnya, dan koalisi tersebut memenangkan pemilu nasional pada 2018, yang mengakhiri kekuasaan panjang BN yang berkuasa dari masa kemerdekaan Malaysia hingga 2018.Anwar mengatakan fokus utama pemerintahannya adalah peremajaan ekonomi, stabilitas politik, dan memastikan hubungan antarmasyarakat yang baik di antara berbagai kelompok etnis dan agama di negara itu."Ini adalah pemerintahan persatuan nasional, semua diterima selama Anda setuju dengan upaya antikorupsi, tata kelola pemerintahan yang baik, dan Malaysia untuk semua masyarakat Malaysia," ujar Anwar dalam konferensi pers pada Kamis malam setelah upacara pelantikannya.Anwar berjanji untuk memfokuskan upayanya dalam perang melawan apa yang disebutnya korupsi yang merajalela, serta memastikan tata kelola pemerintahan yang baik, peradilan yang independen, dan kesejahteraan rakyat.Seraya menyebut China sebagai negara tetangga yang penting, PM baru itu pun mengatakan bahwa pemerintahnya akan memberikan prioritas untuk peningkatan hubungan dengan China di bidang perdagangan, investasi, dan budaya.Demi kepentingan ekonomi rakyat Malaysia, peran China sangat penting, katanya.Anwar menyebutkan bahwa dia telah menginstruksikan partainya untuk menggelar voting mosi kepercayaan guna menguji dukungan mayoritas ketika parlemen kembali bersidang pada 19 Desember, setelah lawan politiknya menantang dukungan mayoritas tersebut.Seraya menyerukan pesan perdamaian, Anwar juga membuka pintu bagi koalisi politik lainnya untuk bergabung dengan pemerintah persatuannya jika mereka bersedia menerima prinsip-prinsip koalisinya.Malaysia berada dalam kebuntuan politik setelah hasil pemilu nasional yang tidak pasti pada Sabtu (19/11) lalu, tanpa koalisi politik atau partai yang mengamankan cukup kursi di majelis rendah parlemen untuk membentuk pemerintahan sendiri.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Mantan presiden Prancis Sarkozy kalah dalam banding terakhir atas tuduhan korupsi dan penyalahgunaan wewenang
Indonesia
•
23 Dec 2024

Senat AS setujui paket bantuan luar negeri senilai 95 miliar dolar AS untuk Israel dan Ukraina
Indonesia
•
25 Apr 2024

Arab Saudi mulai pemeliharaan kiswah penutup Ka’bah
Indonesia
•
05 Apr 2021

Taiwan bekerja sama dengan dunia untuk mencapai masa depan nol-bersih
Indonesia
•
21 Oct 2021


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
