
AS umumkan paket bantuan persenjataan terbesar untuk Ukraina

Foto yang diunggah oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) pada 23 Agustus 2022 ini memperlihatkan paket perlengkapan militer untuk Ukraina dimuat di Pangkalan Gabungan McGuire-Dix-Lakehurst, New Jersey, AS. (Sumber foto: Akun Twitter Departemen Pertahanan AS)
Biden mengatakan bahwa bantuan persenjataan terbaru tersebut, yang nilainya mencapai 2,98 miliar dolar AS dan merupakan yang terbesar dari jenisnya hingga saat ini, adalah bagian dari komitmen Washington untuk mendukung "rakyat Ukraina di saat mereka terus berjuang untuk mempertahankan kedaulatan mereka."
Jakarta (Indonesia Window) – Amerika Serikat (AS) pada Rabu (24/8) mengumumkan tambahan bantuan keamanan untuk Ukraina senilai hampir 3 miliar dolar AS, paket bantuan persenjataan terbesar yang diberikan dalam satu gelombang pengiriman ke Kiev di saat masa konflik Rusia-Ukraina mencapai enam bulan.Menurut perincian dari Departemen Pertahanan AS, persenjataan dalam paket yang baru diumumkan tersebut meliputi tambahan enam National Advanced Surface-to-Air Missile Systems (NASAMS) dengan tambahan amunisi untuk NASAMS, hingga 245.000 butir amunisi artileri kaliber 155 mm, hingga 65.000 butir amunisi mortir kaliber 120 mm, hingga 24 radar antiartileri, Sistem Pertahanan Udara Nirawak (Unmanned Aerial Systems/UAS) Puma dan peralatan pendukung untuk sistem Scan Eagle UAS, sistem anti-UAS ‘Vampire’, serta sistem roket berpemandu laser.Departemen Pertahanan AS mengatakan dalam pernyataannya bahwa paket persenjataan itu akan diambil dari kontrak dengan sejumlah produsen senjata, dengan departemen itu memanfaatkan dana yang disetujui kongres dan dialokasikan untuk Inisiatif Bantuan Keamanan Ukraina (Ukraine Security Assistance Initiative/USAI) untuk membeli perlengkapan militer itu.Ini berbeda dengan Otoritas Penarikan Presiden (Presidential Drawdown Authority/PDA). Melalui PDA, Presiden AS Joe Biden sejauh ini telah menyetujui 19 gelombang pengiriman senjata ke Ukraina yang diambil dari stok Departemen Pertahanan AS.
Foto yang diunggah oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) pada 23 Agustus 2022 ini memperlihatkan paket perlengkapan militer untuk Ukraina dimuat di Pangkalan Gabungan McGuire-Dix-Lakehurst, New Jersey, AS. (Sumber foto: Akun Twitter Departemen Pertahanan AS)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Fokus Berita – Gencatan senjata sia-sia, Gaza digempur serangan udara Israel, sedikitnya 32 warga Palestina tewas
Indonesia
•
01 Feb 2026

Hamas sebut pembebasan tahanan Palestina jadi prasyarat lanjutkan perundingan damai Gaza
Indonesia
•
26 Feb 2025

Asosiasi jurnalis Arab-Timur Tengah kecam bias liputan perang di Ukraina
Indonesia
•
06 Mar 2022

Fokus Berita – Skandal penyuntingan BBC perparah krisis kredibilitas
Indonesia
•
17 Nov 2025


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
