Forum Boao untuk Asia 2024 resmi ditutup

Sebuah diskusi panel bertema 'Asia: Membangun Pusat Pertumbuhan' (Asia: Building an Epicentrum of Growth) diadakan dalam Konferensi Tahunan Forum Boao untuk Asia (Boao Forum for Asia/BFA) 2024 di Boao, Provinsi Hainan, China selatan, pada 28 Maret 2024. (Xinhua/Zhang Liyun)
Asia memimpin era baru pembangunan berkelanjutan, dan China merupakan pilar pembangunan berkelanjutan ekonomi dunia di era pasca-COVID-19.
Boao, China (Xinhua) – Konferensi Tahunan Forum Boao untuk Asia (Boao Forum for Asia/BFA) 2024 berakhir pada Jumat (29/3) di Boao, sebuah kota pesisir di Hainan, provinsi pulau di China, dengan sejumlah konsensus berhasil dicapai."Semua pihak semakin sadar akan tantangan yang dihadapi dunia saat ini," ujar Sekretaris Jenderal BFA Li Baodong dalam konferensi pers penutupan, seraya menambahkan bahwa semua negara sedang menghadapi tantangan yang sama, termasuk pemulihan ekonomi global yang lambat dan konflik regional yang terus terjadi. "Hanya dengan bekerja sama, kita dapat mengatasi tantangan-tantangan tersebut dengan lebih baik."Asia memimpin era baru pembangunan berkelanjutan, dan China merupakan pilar pembangunan berkelanjutan ekonomi dunia di era pasca-COVID-19, ujarnya.China sedang memajukan pembangunan berkualitas tinggi dan meningkatkan keterbukaan, serta diperkirakan akan tetap menjadi kontributor terbesar bagi pertumbuhan ekonomi global, katanya.Konsensus itu juga menyoroti bahwa inovasi merupakan kekuatan pendorong pembangunan yang tidak ada habisnya, dan negara-negara di seluruh dunia harus mempercepat tindakan untuk mengatasi perubahan iklim.Konferensi tahunan BFA tahun ini berlangsung dari 26 hingga 29 Maret, dengan mengusung tema ‘Asia dan Dunia: Tantangan Bersama, Tanggung Jawab Bersama’ (Asia and the World: Common Challenges, Shared Responsibilities).Konferensi tersebut dihadiri oleh sekitar 2.000 delegasi dari 60 lebih negara dan kawasan serta lebih dari 1.100 wartawan dari hampir 40 negara dan kawasan.Didirikan pada 2001, BFA merupakan organisasi internasional nonpemerintah dan nirlaba yang berkomitmen untuk mendorong integrasi ekonomi regional dan mendekatkan negara-negara Asia ke tujuan pembangunan mereka.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Gandeng Neta, Evista luncurkan layanan taksi listrik di Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II
Indonesia
•
05 Oct 2024

Produksi listrik PLTN di China capai 440.000 GWh pada 2023
Indonesia
•
24 Apr 2024

Harga minyak mentah Indonesia turun ke 67,80 dolar AS per barel pada Agustus
Indonesia
•
03 Sep 2021

Wawancara: Pejabat IMF sebut Asia pusat kekuatan ekonomi global
Indonesia
•
26 Oct 2024
Berita Terbaru

Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia
Indonesia
•
29 Jan 2026

Laba bersih Tesla anjlok 46 persen pada 2025
Indonesia
•
29 Jan 2026

Feature – Kelapa Indonesia lebih mudah masuki pasar China berkat jalur pengiriman dan kebijakan preferensial Hainan
Indonesia
•
28 Jan 2026

Penjualan EV di Indonesia naik 141 persen pada 2025, merek-merek China menonjol
Indonesia
•
27 Jan 2026
