
Audit ungkap budaya perundungan mengakar di Kepolisian Australia

Foto yang diabadikan pada 15 April 2026 ini menunjukkan Sydney Harbour Bridge yang bermandikan cahaya keemasan di Sydney, Australia. (Xinhua/Ma Ping)
Sydney, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah tinjauan independen menemukan bahwa perundungan, diskriminasi, dan pelecehan terjadi pada tingkat yang "tidak dapat diterima" di tubuh kepolisian Negara Bagian New South Wales (NSW), Australia.
Tinjauan budaya kerja tersebut, yang ditugaskan pada 2024, menyerahkan laporan akhirnya pada Kamis (11/6). Laporan itu mengungkapkan bahwa 30 persen dari 5.100 lebih staf saat ini dan mantan staf yang berpartisipasi dalam tinjauan tersebut pernah mengalami perundungan saat bekerja di kepolisian dalam lima tahun terakhir.
"Jelas bahwa perundungan, perilaku tidak sopan, diskriminasi, dan viktimisasi terjadi pada tingkat yang tidak dapat diterima di dalam Kepolisian NSW serta menimbulkan risiko sistemis," demikian menurut laporan tersebut.
Seperempat responden mengatakan bahwa mereka pernah mengalami diskriminasi saat bekerja di kepolisian dalam lima tahun terakhir, sementara sembilan persen melaporkan mengalami pelecehan seksual.
Tinjauan tersebut mengajukan 29 rekomendasi untuk mendorong perubahan budaya kerja di dalam kepolisian. Seluruh rekomendasi itu telah diterima oleh Komisaris Kepolisian NSW, Mal Lanyon, yang mengatakan kepada awak media di Sydney bahwa perilaku-perilaku berbahaya tidak akan ditoleransi.
"Tinjauan tersebut juga menemukan bahwa adanya budaya kerja yang membuat orang-orang takut untuk bersuara (maupun) menentang perilaku-perilaku tersebut," tuturnya.
"Saya telah menegaskan kepada seluruh personel kami bahwa itu bukanlah budaya kerja yang akan kami terapkan di Kepolisian New South Wales."
Yasmin Catley, Menteri Kepolisian dan Kontraterorisme NSW, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi dalam tinjauan tersebut, dan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa hasil tinjauan itu akan menjadi peluang untuk memperkuat budaya kerja di kepolisian.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Suhu malam hari di Mongolia barat anjlok hingga minus 50 derajat Celsius
Indonesia
•
22 Dec 2023

Laporan ungkap kaum muda Australia paling berisiko terdampak bahaya judi
Indonesia
•
01 Nov 2023

Remaja Amerika 13 tahun jadi manusia pertama kalahkan gim komputer Tetris
Indonesia
•
06 Jan 2024

Media: Akademisi muda Jepang pindah ke China untuk peluang yang lebih baik
Indonesia
•
20 Oct 2022


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
