
PM Albanese sebut pengakuan Australia atas Negara Palestina jadi langkah maju bagi perdamaian

Puluhan ribu orang gelar aksi unjuk uasa pro-Palestina di Harbor Bridge, Sydney, Australia, pada 3 Agustus 2025. (Xinhua/Indonesia Window)
Australia secara resmi mengakui Negara Palestina yang merdeka dan berdaulat, menjadi langkah maju bagi resolusi damai di Timur Tengah.
Canberra, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese pada Senin (22/9) menyampaikan bahwa langkah pemerintahannya untuk mengakui status Negara Palestina menjadi langkah maju bagi resolusi damai di Timur Tengah.Albanese dan Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong pada Ahad (21/9) mengumumkan di New York bahwa Australia secara resmi mengakui Negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.Pengumuman itu disampaikan lebih dari sebulan setelah pada Agustus lalu Albanese menyatakan pemerintahannya akan mengambil langkah untuk mengakui status Negara Palestina dalam sesi ke-80 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).Berbicara pada Senin, Albanese mengatakan kepada saluran televisi Australian Broadcasting Corporation (ABC) bahwa solusi dua negara telah menjadi posisi bipartisan di Australia sejak negara Israel dideklarasikan pada 1948.Solusi dua negara adalah kerangka kerja yang diusulkan untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina dengan mendirikan dua negara untuk dua bangsa: Israel untuk orang Yahudi dan Palestina (yang dibentuk dari Tepi Barat dan Jalur Gaza) untuk rakyat Palestina. Pada tahun 1993, pemerintah Israel dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) sepakat dalam Perjanjian Oslo untuk menerapkan solusi dua negara, yang mengarah pada pembentukan Otoritas Palestina (PA) sebagai otoritas sementara."Pengakuan terhadap Palestina menjadi langkah maju bagi resolusi yang lebih damai sesuai dengan visi kami, yakni rakyat Israel dan Palestina hidup berdampingan dalam perdamaian dan keamanan serta memajukan kemakmuran kedua negara," ujarnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Trump ultimatum Iran: Tak boleh ada tarif di Selat Hormuz atau perundingan berakhir!
Indonesia
•
25 Jun 2026

Mongolia tanam 120 juta pohon hingga 2030
Indonesia
•
02 Jun 2022

China akan balas entitas AS yang rongrong kedaulatan dan keamanan China
Indonesia
•
16 Feb 2023

Fokus Berita – Menilik pengelolaan demokrasi rakyat Xi Jinping di China
Indonesia
•
08 Mar 2024


Berita Terbaru

Badan Maritim PBB hentikan evakuasi setelah serangan di Teluk Oman, 11.000 pelaut terjebak di Selat Hormuz
Indonesia
•
26 Jun 2026

Iran desak AS hentikan interpretasi yang bertentangan dengan MoU perdamaian
Indonesia
•
26 Jun 2026

Arab Saudi tangguhkan perjalanan ke tiga negara Afrika, cegah penyebaran Ebola
Indonesia
•
26 Jun 2026

Oman tegaskan Selat Hormuz tak akan kenakan biaya transit, jamin navigasi tetap aman
Indonesia
•
26 Jun 2026
