Awalnya menentang, PM Israel putuskan bergabung dengan Dewan Perdamaian untuk Gaza pimpinan AS

Seorang anak Palestina berjalan di bawah bangunan yang runtuh akibat badai di Gaza City pada 13 Januari 2026. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)

Israel menentang komposisi Dewan Perdamaian untuk Gaza yang diumumkan Trump sebagai bagian dari rencananya untuk mengakhiri perang di Gaza, karena dilakukan tanpa koordinasi dengan Israel dan bertentangan dengan kebijakan Israel.

 

Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu pada Rabu (21/1) mengatakan bahwa pihaknya telah menerima undangan dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian untuk Gaza (Board of Peace for Gaza).

Dalam sebuah pernyataan tertulis, Netanyahu mengatakan dirinya telah setuju untuk berpartisipasi sebagai salah satu anggota dewan tersebut, yang menurutnya akan terdiri dari para pemimpin dunia. Tidak ada rincian lebih lanjut yang diberikan.

Pengumuman itu muncul beberapa hari setelah kantor Netanyahu mengatakan Israel menentang komposisi dewan tersebut, yang diumumkan Trump sebagai bagian dari rencananya untuk mengakhiri perang di Gaza.

Saat itu, kantor Netanyahu mengatakan bahwa dewan tersebut, yang diperkenalkan Trump sebagai bagian dari rencananya untuk mengakhiri perang di Gaza, diumumkan tanpa koordinasi dengan Israel dan bertentangan dengan kebijakan Israel.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait