
PM Prancis kembali lolos dari mosi tidak percaya

Perdana Menteri Prancis Francois Bayrou menyampaikan pidato kebijakan umumnya di hadapan Majelis Nasional Prancis di Paris, Prancis, pada 14 Januari 2025. (Xinhua/Aurelien Morissard)
Bayrou kembali menggunakan kekuatan konstitusional khususnya untuk meloloskan bagian kedua dari RUU pembiayaan Jaminan Sosial.
Paris, Prancis (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri (PM) Prancis Francois Bayrou kembali lolos dari mosi tidak percaya pada Senin (10/2), yang diprakarsai oleh partai sayap kiri La France Insoumise (LFI).Karena kurang dukungan dari sekutunya, yakni Partai Sosialis (Le Parti socialiste/PS), maupun dari partai sayap kanan ekstrem National Rally (Rassemblement National/RN), mosi tersebut hanya mengumpulkan 115 suara, jauh di bawah 289 suara yang dibutuhkan untuk melengserkan Bayrou, demikian menurut Ketua Majelis Nasional Prancis Yael Braun-Pivet.
Perdana Menteri Prancis Francois Bayrou menyampaikan pidato kebijakan umumnya di hadapan Majelis Nasional Prancis di Paris, Prancis, pada 14 Januari 2025. Bayrou pada 14 Januari mengatakan bahwa pemerintahannya akan berfokus pada stabilitas, dialog, dan reformasi mendalam, terutama terkait pensiun. (Xinhua/Aurelien Morissard)
Francois Bayrou (kanan, depan) berjabat tangan dengan perdana menteri Prancis yang akan meletakkan jabatannya, Michel Barnier (kiri, depan), dalam upacara serah terima jabatan di Paris, Prancis, pada 13 Desember 2024. (Xinhua/Henri Szwarc)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Fakta dan Statistik: Tahun Pertama Konflik Rusia-Ukraina
Indonesia
•
24 Feb 2023

Putin sebut memaksakan peraturan terhadap negara lain harus dilarang
Indonesia
•
07 Oct 2023

Menlu Israel sebut pihaknya terbuka untuk jalin hubungan resmi dengan Suriah dan Lebanon
Indonesia
•
01 Jul 2025

Masjid terbesar di Australia minta pengamanan tambahan usai terima surat ancaman ketiga
Indonesia
•
20 Feb 2026


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
