
Kisah – Layang-layang terbangkan harapan anak-anak Gaza di kamp pengungsi

Foto yang diabadikan pada 10 Februari 2024 ini memperlihatkan anak-anak sedang menerbangkan layang-layang di sebuah kamp sementara di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan. (Xinhua/Yasser Qudih)
Bermain layang-layang menjadi ‘obat’ trauma perang bagi para pengungsi anak-anak di kota paling selatan Jalur Gaza, Palestina.
Gaza, Palestina (Xinhua) – Hamad al-Siksik, seorang remaja Palestina yang saat ini tinggal di Rafah, hampir setiap hari sibuk membuat layang-layang untuk para pengungsi anak-anak di kota paling selatan Jalur Gaza yang dilanda konflik tersebut."Ini pertama kalinya sejak konflik meletus di Gaza, kami melihat lagi layang-layang di langit," ujar remaja laki-laki berusia 14 tahun itu. "Layang-layang ini telah memberi kami kegembiraan, terlepas dari semua keadaan yang mengerikan."Sebulan yang lalu, Al-Siksik membuat layang-layang pertama untuk dimainkan bersama saudara-saudaranya di kamp pengungsi yang mereka tinggali, sebuah langkah yang kemudian memotivasi anak-anak lain untuk membeli layang-layang.Permintaan anak-anak tersebut membuat al-Siksik terinspirasi untuk memulai usaha pembuatan layang-layang agar dapat menghasilkan uang demi membantu keluarganya yang beranggotakan 15 orang melewati masa-masa sulit.
Foto yang diabadikan pada 10 Februari 2024 ini memperlihatkan kamp sementara di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan. (Xinhua/Yasser Qudih)
Foto yang diabadikan pada 10 Februari 2024 ini menunjukkan seorang anak laki-laki bermain layang-layang di sebuah kamp sementara di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan. (Xinhua/Yasser Qudih)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Ratusan makam berusia 4.500 tahun ditemukan di China tengah
Indonesia
•
30 Dec 2022

Forum Akademisi Indonesia lanjutkan program beasiswa
Indonesia
•
30 Dec 2020

10 persen siswa SMA di Jepang salahgunakan obat bebas untuk dapat efek mabuk
Indonesia
•
15 Dec 2025

Negara-negara Timur Tengah tunjukkan solidaritas pascagempa dahsyat Turkiye dan Suriah
Indonesia
•
07 Feb 2023


Berita Terbaru

Feature – Mengenal ‘catsitter’: Merawat kucing, menjaga kepercayaan
Indonesia
•
25 Sep 2026

Jepang makin tua, punya 36,24 juta lansia
Indonesia
•
21 Sep 2026

Feature – Paradoks media sosial di Indonesia: Buka jalan keadilan, juga picu perundungan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Festival pertengahan musim gugur hadir di Batam, ratusan orang nikmati perpaduan budaya China-Indonesia
Indonesia
•
21 Sep 2026
