
Bisnis di Australia hadapi tekanan akibat kelangkaan bahan bakar

Seorang staf supermarket memeriksa daftar produk di kasir di Canberra, Australia, pada 16 April 2026. (Xinhua/Zhang Na)
Bisnis di Australia sedang menghadapi tekanan akibat kenaikan harga bahan bakar dan gangguan pasokan, dengan 72 persen di antaranya melaporkan dampak negatif.
Canberra, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Bisnis di Australia sedang menghadapi tekanan akibat kenaikan harga bahan bakar dan gangguan pasokan, dengan 72 persen di antaranya melaporkan dampak negatif, tunjuk data resmi pada Selasa (26/5).
Data hasil survei kondisi dan sentimen bisnis tersebut menyoroti dampak ekonomi dari penutupan Selat Hormuz, yang merupakan jalur transit minyak utama, terhadap berbagai bisnis di Australia, ujar Tom Lay, kepala statistik bisnis di Biro Statistik Australia (Australian Bureau of Statistics/ABS).
"Bisnis di seluruh industri terdampak oleh kenaikan biaya bahan bakar akibat volatilitas global dan gangguan rantai pasokan yang sedang terjadi," kata Lay, seraya menambahkan bahwa satu dari enam bisnis melaporkan adanya interupsi rantai pasokan, terutama di sektor transportasi, logistik, pertanian, dan usaha kecil.
Sekitar 36 persen mengatakan pendapatan mereka turun selama empat pekan terakhir, sementara 27 persen memperkirakan akan terjadi penurunan lebih lanjut pada bulan berikutnya, menurut pernyataan ABS.
Setengah dari bisnis melaporkan adanya kenaikan biaya operasional, yang terutama dipicu oleh tingginya biaya bahan bakar, angkutan, dan pengiriman, sebut pernyataan itu.
Sekitar 60 persen perusahaan menyesuaikan kegiatan operasional mereka akibat biaya atau pasokan bahan bakar pada Mei, menurut laporan tersebut, seraya menambahkan bahwa hampir setengahnya menanggung sendiri biaya tersebut, sementara yang lain menaikkan harga, menunda produksi, atau memberlakukan biaya tambahan bahan bakar.
Sekitar 28 persen bisnis melakukan penyesuaian terhadap tenaga kerjanya, termasuk membatasi perjalanan yang tidak esensial dan mengurangi jumlah staf, tunjuk data tersebut.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Indeks Nikkei Jepang ditutup di atas 65.000 untuk kali pertama
Indonesia
•
25 May 2026

Lonjakan harga kopi Vietnam timbulkan kekhawatiran tentang spekulasi pasar
Indonesia
•
15 Feb 2025

China akan naikkan harga bensin dan solar
Indonesia
•
18 Mar 2022

Kementerian ESDM terapkan ‘smart grid’ capai bauran energi
Indonesia
•
24 Sep 2020


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
