Imbas ledakan di Peshawar, pasar saham Pakistan anjlok

Sejumlah ambulans tiba di lokasi ledakan di Peshawar, Pakistan barat laut, pada 30 Januari 2023. (Xinhua/Saeed Ahmad)
Bursa Efek Pakistan mencatat penurunan signifikan sebesar hampir 600 poin pada sesi perdagangan pertama pekan ini pada Senin (30/1), yang sebagian besar disebabkan oleh insiden ledakan di Peshawar, Pakistan barat laut, sehari sebelumnya.
Islamabad, Pakistan (Xinhua) – Bursa Efek Pakistan mencatat penurunan signifikan sebesar hampir 600 poin pada sesi perdagangan pertama pekan ini pada Senin (30/1), yang sebagian besar disebabkan oleh insiden ledakan sebelumnya pada sore hari di Peshawar, Pakistan barat laut.Indeks saham acuan Bursa Efek Pakistan, KSE 100-Index, turun 1,45 persen atau 579,26 poin dan ditutup di level 39.871,27 poin pada Senin jika dibandingkan dengan 40.450,53 poin yang dilaporkan pada Jumat (27/1) pekan lalu.KSE All Share Index turun 0,93 persen atau 248,18 poin dan ditutup di level 26.673,22 poin; KSE 30-Index turun 1,42 persen atau 212,21 poin dan ditutup pada level 14.897,72 poin; sementara KMI 30 Index turun 1,08 persen atau 736,71 poin dan ditutup di level 67.995,54 poin.Sementara itu, All Shares Islamic Index turun 0,88 persen atau 169,68 poin dan menutup sesi perdagangan di level 19.332,05 poin.Menurut analis pasar, indeks pasar mulai anjlok tak lama setelah insiden ledakan mematikan di Peshawar, yang menewaskan sedikitnya 60 orang dan menyebabkan lebih dari 150 lainnya luka-luka."Pada awalnya, sentimen investor tergolong positif seiring tindakan prasyarat Dana Moneter Internasional (IMF) lainnya dilakukan oleh pemerintah pada akhir pekan dengan menaikkan harga produk minyak bumi," kata Topline Securities, perusahaan pialang lokal, dalam tinjauan pasarnya.Namun, insiden ledakan di Peshawar merusak momentum tersebut, memicu meningkatnya kekhawatiran tentang situasi keamanan di negara itu, tambah perusahaan sekuritas tersebut.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Modal asing keluar 5,76 triliun rupiah pada pekan terakhir September
Indonesia
•
01 Oct 2021

Inflasi konsumen Thailand sentuh level tertinggi dalam 14 tahun pada Agustus 2022
Indonesia
•
06 Sep 2022

Indonesia-UEA kerja sama investasi 10 miliar dolar AS
Indonesia
•
06 Nov 2021

Kementerian perdagangan dorong sektor non migas pulihkan ekonomi
Indonesia
•
11 Feb 2021
Berita Terbaru

Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia
Indonesia
•
29 Jan 2026

Laba bersih Tesla anjlok 46 persen pada 2025
Indonesia
•
29 Jan 2026

Feature – Kelapa Indonesia lebih mudah masuki pasar China berkat jalur pengiriman dan kebijakan preferensial Hainan
Indonesia
•
28 Jan 2026

Penjualan EV di Indonesia naik 141 persen pada 2025, merek-merek China menonjol
Indonesia
•
27 Jan 2026
