
China bangun jaringan listrik digital holografik pertamanya

Sebuah drone nirawak dengan kemampuan pemosisian presisi tinggi level sentimeter memeriksa jalur transmisi otomatis menara transmisi listrik di Provinsi Jiangsu, China timur, pada 29 Desember 2022. (Xinhua/State Grid Jiangsu Electric Power Co., Ltd.)
Jaringan listrik digital holografik pertama di China berhasil dikembangkan di Provinsi Jiangsu, China timur, terintegrasi dengan sejumlah teknologi seperti satelit Beidou, komputasi awan, dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Nanjing, China (Xinhua) – China berhasil mengembangkan jaringan listrik digital holografik pertamanya di Provinsi Jiangsu, China timur. Jaringan tersebut diharapkan dapat meningkatkan operasi cerdas dan inspeksi jaringan, menurut State Grid Corporation of China (State Grid).Jaringan listrik virtual tersebut telah terintegrasi dengan sejumlah teknologi seperti satelit Beidou, komputasi awan, dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Jaringan tersebut telah merealisasikan restorasi tiga dimensi dari jaringan listrik lokal, yang meliputi 100.000 kilometer saluran transmisi udara dan 280.000 menara transmisi listrik.Sejumlah drone nirawak juga dikerahkan untuk memeriksa jalur transmisi otomatis menara transmisi listrik. Drone tersebut dapat melakukan sejumlah fungsi seperti perencanaan rute otomatis dan pemantauan waktu nyata (real-time), kata Jiang Haibo, Wakil Manajer Umum Jiangsu Fangtian Power Technology Co., Ltd., kontraktor dari proyek tersebut.Jiang mengatakan drone tersebut memiliki kemampuan pemosisian presisi tinggi level sentimeter dan efisiensi inspeksi sekitar enam kali lipat dibandingkan inspeksi manual.Jaringan digital juga dapat menyimulasikan dan memprediksi lingkungan operasi jaringan nyata dalam kondisi ekstrim seperti angin topan dan cuaca dingin, memberikan referensi untuk solusi pencegahan bencana, kata Wu Qiang, Wakil Direktur Departemen Peralatan State Grid Jiangsu Electric Power Co., Ltd.Beban maksimum jaringan listrik Jiangsu diperkirakan mencapai 112 juta kilowatt pada saat musim puncak mendatang. Untuk memenuhi permintaan listrik yang meningkat pada musim dingin ini, jaringan listrik digital holografik dapat membantu memangkas waktu pemecahan masalah sekitar 10 persen serta sangat meningkatkan keamanan dan keandalan jaringan listrik selama jam sibuk, kata Wu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China sambut baik keinginan menkeu AS kunjungi China
Indonesia
•
10 Feb 2023

Kanada akan tunda gelombang kedua pemberlakuan tarif untuk produk AS hingga 2 April
Indonesia
•
07 Mar 2025

Zona euro berpotensi terhindar dari resesi, tapi Jerman dan Italia masih berisiko
Indonesia
•
15 Feb 2023

Pakistan batasi nominal mata uang asing dibawa pelancong ‘outbound’ 5.000 dolar AS
Indonesia
•
15 Dec 2022


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
