
Mantan pejabat senior PBB sebut kebijakan proteksionis tingkatkan ketegangan global dan bebani konsumen

Seorang pelanggan berbelanja di gerai Macy's yang akan segera ditutup di San Leandro, Amerika Serikat, pada 27 Februari 2024. (Xinhua/Li Jianguo)
Putaran baru kebijakan proteksionis Amerika Serikat (AS) berpotensi berdampak negatif terhadap perdagangan global, mengganggu rantai pasokan, dan pada akhirnya membebani konsumen di AS.
Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina (Xinhua/Indonesia Window) – Putaran baru kebijakan proteksionis Amerika Serikat (AS) berpotensi berdampak negatif terhadap perdagangan global, mengganggu rantai pasokan, dan pada akhirnya membebani konsumen di AS, demikian disampaikan seorang mantan pejabat senior Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)."Para ekonom sebagian besar setuju bahwa tarif menyebabkan kenaikan harga dan mengurangi persaingan, yang menghambat pertumbuhan produk domestik bruto (PDB)," ujar Fabrizio Hochschild, mantan wakil sekretaris jenderal PBB, kepada Xinhua dalam sebuah wawancara baru-baru ini.Pada November, presiden terpilih AS Donald Trump memaparkan sejumlah rencana untuk mengenakan tarif sebesar 25 persen atas impor dari Meksiko dan Kanada, dan tambahan 10 persen atas barang-barang yang berasal dari China.Berkaca pada masa jabatan pertama Trump, Hochschild mengatakan bahwa tarif sering kali membebani konsumen dengan biaya yang lebih tinggi alih-alih meningkatkan perekonomian."Banyak komponen mobil AS yang diproduksi di luar negeri. Pengenaan tarif akan meningkatkan biaya produksi, yang akan menyebabkan harga mobil menjadi lebih tinggi bagi konsumen," katanya, mengutip industri otomotif sebagai contoh.
Para pelanggan berbelanja di sebuah toko kelontong di New York, Amerika Serikat, pada 11 Desember 2024. (Xinhua/Liu Yanan)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Minyak berbalik naik didorong rencana China dukung ekonominya
Indonesia
•
27 Apr 2022

Pfizer proyeksikan pendapatan dan labanya turun tajam pada 2023
Indonesia
•
01 Feb 2023

Parlemen Eropa setujui Komisi Eropa yang baru
Indonesia
•
29 Nov 2024

IMF: Terlalu dini katakan dunia hadapi inflasi berkelanjutan
Indonesia
•
04 Feb 2022


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
