Yayasan Al Ghozy kunjungi Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa, jajaki kerja sama

Marketing dan Komunikasi RS Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa (RST), Abdal Permana (kanan), menerima pengurus Yayasan Al Ghozy Muslimah Center (AMC), di Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/4/2025). (AMC)
Dengan semangat membangun umat, dalam waktu dekat akan disusun kalender kegiatan kerja sama antara RST dan AMC untuk kegiatan edukasi dan pelayanan kesehatan, khususnya yang menyasar guru-guru Al-Qur'an dan masyarakat dhuafa yang menjadi peserta Tahsin Al Ghozy.
Bogor, Jawa Barat (Indonesia Window) – Sejumlah pengurus Yayasan Al Ghozy Muslimah Center (AMC) mengunjungi RS Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa (RST), yang berada di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dan disambut oleh Manajer Marketing dan Komunikasi RST, Abdal Permana, pada Selasa (29/4).Dalam kesempatan itu, rombongan Yayasan AMC, yang kegiatannya berfokus pada pendidikan Al-Qur’an bagi Muslimah tersebut, mengunjungi sejumlah fasilitas rumah sakit, termasuk ruang hemodialisa dan ruang rawat inap di Gedung Qatar Charity.Abdal mengatakan, bahwa RST merupakan rumah sakit yang berkomitmen untuk melayani pasien dhuafa, yakni mereka yang tidak berdaya, dan membutuhkan bantuan, baik secara ekonomi, sosial, maupun fisik.Salah satu alat untuk mendukung upaya RST dalam menjalankan komitmen tersebut adalah platform Infak Pengobatan Dhuafa.Platform ini dibuat oleh Yayasan Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa untuk memudahkan masyarakat dalam menyalurkan infak dan sedekah mereka secara mudah, terarah dan berkah, urai Abdal."Untuk rawat inap, kami menyediakan ruang suite room dan VIP yang dapat digunakan untuk mereka (kaum dhuafa) yang membutuhkan akses layanan rawat inap," imbuhnya.Sementara itu, Ketua Yayasan Al Ghozy Muslimah Center (AMC), Ririe Rizal, menyatakan rasa syukurnya karena dapat mengunjungi RST dan menerima sambutan yang positif.Melalui kesamaan yang dimiliki oleh AMC dan RST dalam hal visi, misi, serta fokus pada kebermanfaatan, dia berharap agar terbangun kolaborasi antara kedua pihak dalam upaya menebar manfaat bagi masyarakat luas.Dengan semangat membangun umat bersama, dalam waktu dekat akan disusun kalender kegiatan kerja sama antara RST dan AMC untuk kegiatan edukasi dan pelayanan kesehatan, khususnya yang menyasar guru-guru Al-Qur'an dan masyarakat dhuafa yang menjadi peserta Tahsin Al Ghozy.Dengan tujuan kerja tersebut, diharapkan para peserta didik Al-Qur’an di bawah naungan AMC tidak saja makin melek Al-Qur’an, namun juga menjadi lebih sehat.Ririe mengajak kaum perempuan, khususnya para ibu, agar terus belajar membaca dan memahami Al-Qur’an sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ, dengan mengikuti program yang ditawarkan oleh Al-Ghozy Muslimah Center."Buta aksara terhadap Al-Qur'an di Indonesia mencapai 72 persen. Jika kita berniat bekerja karena Allah ﷻ, maka berikanlah yang terbaik," ujarnya.Melihat secara langsung pelayanan RST yang optimal bagi masyarakat luas, Ririe bersama pengurus Yayasan Al Ghozy optimis bahwa jika Umat Islam bersatu, pelayanan seperti yang telah dijalankan dan terus dikembangkan oleh RST dapat tumbuh di tempat-tempat lain, di seluruh Tanah Air.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Sri Lanka pertimbangkan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah umur
Indonesia
•
28 Jan 2026

UNU Yogyakarta teken kerja sama dengan perusahaan China, tingkatkan kualitas pendidikan dan penelitian gabungan
Indonesia
•
26 Jan 2025

My Bali Coffee sukses di Jerman
Indonesia
•
19 Oct 2020

COVID-19 – Beijing promosikan diagnosis dan pengobatan hierarkis infeksi
Indonesia
•
06 Jan 2023
Berita Terbaru

Kolaborasi ponpes tahfizh MSQ dengan Indonesia Window tingkatkan kapasitas dakwah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature – Mengenal komunitas Hakka Indonesia di Museum TMII
Indonesia
•
28 Jan 2026

Feature – Dracin buat kaum muda Indonesia makin akrab dengan Imlek
Indonesia
•
28 Jan 2026

Sri Lanka pertimbangkan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah umur
Indonesia
•
28 Jan 2026
