
Dua eks menhan China dijatuhi hukuman mati atas tuduhan suap

Ilustrasi. (Tingey Injury Law Firm on Unsplash)
Dua mantan menteri pertahanan China, Wei Fenghe dan Li Shangfu, dijatuhi hukuman mati dengan penangguhan hukuman selama dua tahun atas tuduhan penyuapan.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Dua mantan menteri pertahanan (menhan) China, Wei Fenghe dan Li Shangfu, pada Kamis (7/5) dijatuhi hukuman mati dengan penangguhan hukuman selama dua tahun atas tuduhan penyuapan.
Vonis hukum terhadap keduanya dijatuhkan secara terpisah oleh pengadilan militer China.
Baik Wei maupun Li juga merupakan mantan anggota Komisi Militer Sentral sekaligus mantan anggota Dewan Negara China.
Berdasarkan putusan pengadilan, Wei dinyatakan bersalah atas tindak pidana menerima suap, sedangkan Li dinyatakan bersalah atas tindak pidana menerima dan menawarkan suap.
Hak politik keduanya juga dicabut seumur hidup, dan seluruh harta benda pribadi mereka akan disita.
Putusan pengadilan menyatakan bahwa tidak akan ada pengurangan hukuman atau pembebasan bersyarat lebih lanjut setelah hukuman mereka dikurangi menjadi penjara seumur hidup sesuai dengan undang-undang, menyusul berakhirnya masa penangguhan hukuman selama dua tahun.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kejaksaan New York setuju tunda putusan hukuman Trump dalam kasus uang tutup mulut
Indonesia
•
20 Nov 2024

Netanyahu sebut pengiriman senjata dari AS turun drastis beberapa bulan terakhir
Indonesia
•
25 Jun 2024

Sekjen NATO serukan anggaran pertahanan yang lebih besar
Indonesia
•
16 Feb 2023

Xinhua teken kesepakatan dengan media dan institusi asing untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
04 Dec 2023


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
