Dua WNI lagi ditemukan meninggal pascagempa di Turkiye

Anggota Tim Pencarian dan Penyelamatan (Search and Rescue/SAR) China melaksanakan tugas penyelamatan di daerah yang dilanda gempa di Antakya, Provinsi Hatay, Turkiye selatan, pada 11 Februari 2023. Para anggota tim SAR China telah berhasil menyelamatkan enam orang penyintas di Antakya hingga 12 Februari, demikian menurut Tim SAR China. (Xinhua/Shadati)
Dua warga negara Indonesia tersebut adalah Irma Lestari asal Lombok dan Ni Wayan Supini asal Bali yang ditemukan di reruntuhan Apartemen Galeria di Kota Diyarbakir pada 17 Februari, 2023.
Jakarta (Indonesia Window) – Dua warga negara Indonesia (WNI) di kota Diyarbakir, Turkiye, yang pascagempa bumi belum berhasil dikontak oleh KBRI Ankara akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.Dua warga negara Indonesia tersebut adalah Irma Lestari asal Lombok dan Ni Wayan Supini asal Bali yang ditemukan di reruntuhan Apartemen Galeria di Kota Diyarbakir pada 17 Februari, 2023, menurut Kementerian Luar Negeri RI dalam pernyataan tertulisnya yang dikutip Indonesia Window, Senin.Dengan ditemukannya dua jenazah tersebut, jumlah WNI yang meninggal dunia akibat gempa bermagnitudo 7,8 di Turkiye dan Suriah pada 6 Februari 2023 tersebut menjadi empat orang.Sebelumnya, pada 16 Februari 2023, tim gabungan KBRI Ankara - INASAR (BASARNAS) yang dipimpin langsung oleh Direktur Perlindungan WNI, Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha, telah berangkat menuju Diyarbakir untuk melakukan pencarian kedua WNI tersebut.Tim berkoordinasi dengan AFAD (Badan Penanggulangan Bencana Turkiye) untuk proses pencarian di apartemen Galeria Residence, tempat kedua WNI tersebut menetap.Identitas kedua jenazah tersebut dapat dikonfirmasi setelah proses identifikasi dilakukan dengan dukungan Tim DVI (disaster victim identification/identifikasi korban bencana) Polri yang saat ini sedang berada di Hatay, sebuah provinsi yang terletak di paling selatan Turkiye.Duta Besar RI untuk Turkiye, Lalu Muhamad Iqbal, telah menyampaikan langsung kabar duka kepada keluarga mereka di Indonesia."Kita semua sangat berduka cita. Insya Allah dengan telah terkonfirmasinya jenazah kedua saudara kita, KBRI Ankara dan Kementerian Luar Negeri RI akan segera mengupayakan pemulangan jenazah ke kampung halaman masing-masing," kata dubes.Saat ini tim sedang melakukan pemulasaraan dan membawa jenazah dari Diyarbakir ke Kota Adana untuk proses pemulangan ke Tanah Air. Jenazah akan diberangkatkan dari Adana ke Jakarta pada 22 Februari 2023.Almarhumah Irma Lestari dan Ni Wayan Supini merupakan pekerja migran Indonesia yang bekerja sebagai terapis spa profesional di Diyarbakir.Apartemen tempat mereka tinggal hancur total akibat gempa. Total terdapat 89 korban meninggal di apartemen tersebut.Terdapat sekitar 500 WNI yang berada di sekitar lokasi gempa bumi, 128 orang diantaranya sudah berhasil dievakuasi oleh Tim KBRI Ankara, dan sisanya yang dalam keadaan selamat sudah mendapat tempat penampungan yang aman di sekitar wilayah gempa.Di antara WNI yang menjadi korban gempa tersebut, 10 orang mengalami luka berat dan sudah ditangani oleh KBRI Ankara. Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

KKP jadikan pelabuhan Karangantu dan Cilacap sebagai percontohan digitalisasi
Indonesia
•
11 Apr 2021

Binguo EV, mobil listrik kedua Wuling di Indonesia, diklaim modern dan nyaman
Indonesia
•
25 Nov 2023

Pemerintah RI alokasikan anggaran negara Rp400,3 triliun untuk pembangunan infrastruktur pada 2025
Indonesia
•
19 Aug 2024

Menguat, tuntutan kembali ke UUD 1945 sebelum amandemen
Indonesia
•
22 Nov 2023
Berita Terbaru

Fokus Berita – Lembaga konservasi minta dilibatkan dalam pembuatan peraturan oleh pemerintah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature - Napas budaya Mahasiswa Indonesia di Singapura
Indonesia
•
27 Jan 2026

Kajian ilmiah – Dr. Syafiq Riza Basalamah bedah urgensi akhlak dan kekuatan doa di CONNECT 2026
Indonesia
•
26 Jan 2026

Tantangan zaman makin kompleks, CONNECT 2026 hadirkan 'event' dakwah perspektif global
Indonesia
•
24 Jan 2026
