Tingkat kepuasan publik terhadap kabinet PM Kishida turun ke level terendah baru

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida (tengah) melangkah pergi usai menghadiri konferensi pers di Tokyo, Jepang, pada 13 Desember 2023. (Xinhua/Pool/Frank Robichon)
Dukungan publik untuk kabinet pimpinan Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida turun ke angka 15,5 persen pada Juli, menandai titik terendah baru sejak Partai Demokratik Liberal (Liberal Democratic Party/LDP) Jepang kembali berkuasa pada Desember 2012.
Tokyo, Jepang (Xinhua) – Dukungan publik untuk kabinet pimpinan Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida turun ke angka 15,5 persen pada Juli, menandai titik terendah baru sejak Partai Demokratik Liberal (Liberal Democratic Party/LDP) Jepang kembali berkuasa pada Desember 2012, menurut sebuah jajak pendapat Jiji Press pada Kamis (11/7).Tingkat kepuasan (approval rate) turun 0,9 poin persentase dari Juni ketika angkanya mencapai rekor terendah sebelumnya yaitu 16,4 persen, sementara tingkat ketidakpuasan (disapproval rate) naik 1,4 poin ke angka 58,4 persen, ungkap survei terbaru tersebut.Survei ini juga menunjukkan bahwa 39,3 persen responden mengharapkan adanya pergantian kekuasaan setelah pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat, yaitu majelis rendah parlemen, berikutnya. Sementara itu, 36,3 persen responden mengatakan mereka menginginkan LDP tetap berada di pucuk pimpinan negara.Ketika ditanya partai politik mana yang rencananya akan mereka pilih dalam pemilihan majelis rendah mendatang, sebanyak 22,5 persen responden memilih LDP, 12,4 persen memilih Partai Demokratik Konstitusional Jepang (Constitutional Democratic Party of Japan) yang merupakan oposisi utama, 6,3 persen memilih Partai Inovasi Jepang (Japan Innovation Party), 4,2 persen memilih Komeito yang merupakan mitra koalisi junior LDP, dan 3,0 persen memilih Partai Komunis Jepang (Japanese Communist Party), demikian menurut survei tersebut.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Tentara Israel bongkar struktur militer Hamas di Gaza utara
Indonesia
•
07 Jan 2024

Wawancara – Aktivis AS sebut NATO pemicu utama konflik global
Indonesia
•
23 Jun 2025

Xi Jinping sebut China dan Rusia temukan cara tepat bagi negara besar bertetangga untuk hidup rukun berdampingan
Indonesia
•
23 Oct 2024

Google bayar 1,3 triliun rupiah untuk selesaikan kasus hukum dengan pengembang aplikasi
Indonesia
•
01 Jul 2022
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
