
Menag tegaskan dukungan Indonesia pada Palestina

MenteriAgama RI Nasaruddin Umar (Kanan) dan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun (Kiri). (Kementerian Agama RI)
Duta Besar Palestina, Zuhair Al-Shun, diterima Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Senin (5/1).
Jakarta (Indonesia Window) – Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar, menerima Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun, di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Senin.Pertemuan ini menjadi ruang dialog sekaligus penguatan solidaritas antara Indonesia dan Palestina, khususnya dalam isu kemanusiaan, pendidikan, dan perdamaian.Dalam audiensi tersebut, Dubes Palestina menyampaikan duka cita atas musibah yang menimpa masyarakat di Aceh dan Sumatra. Ia menyampaikan empati mendalam atas korban dan dampak yang ditimbulkan akibat bencana tersebut.Menag Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas ucapan duka yang disampaikan Pemerintah Palestina.Menurut Menag, empati lintas bangsa ini mencerminkan kuatnya ikatan kemanusiaan dan persaudaraan yang selama ini terjalin.“Bulan lalu kami juga mengikuti rapat tingkat menteri yang membahas berbagai isu kemanusiaan. Kementerian Agama terus berupaya mengambil peran strategis, termasuk dalam bidang pendidikan dan solidaritas internasional,” ujar nya.Menag menjelaskan bahwa Indonesia saat ini memiliki 58 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang tersebar di berbagai daerah.Ia menyebut, Presiden Republik Indonesia masih memproyeksikan peluang pemberian beasiswa bagi mahasiswa Palestina untuk menempuh pendidikan di Indonesia.“Selain PTKIN, pemerintah juga masih mempertimbangkan banyak kampus lain di Indonesia sebagai bagian dari ikhtiar membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi mahasiswa Palestina,” tambahnya.Dalam pertemuan tersebut, Menag juga mengungkapkan rencana pengembangan pesantren internasional.“Kami menyiapkan lahan sekitar 25 hektare untuk pesantren internasional. Ini bagian dari komitmen jangka panjang Indonesia dalam penguatan pendidikan dan peradaban Islam yang moderat,” ungkap Menag.Tak hanya itu, Menag menegaskan bahwa dukungan Indonesia terhadap Palestina juga terus diperkuat melalui jalur kemanusiaan.Ia menyebut peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang secara konsisten menyalurkan bantuan untuk rakyat Palestina.“Insha Allah, Indonesia tidak akan pernah melupakan Palestina,” tegas Menag.Sementara itu, Dubes Palestina Zuhair Al-Shun menyampaikan harapannya agar dukungan Indonesia terus berlanjut dan semakin menguat.Ia menilai Indonesia memiliki posisi moral dan diplomatik yang penting dalam mendorong misi perdamaian bagi Palestina.“Saya berharap dukungan dari Indonesia terus memupuk dan menguatkan misi perdamaian untuk Palestina,” ujar Dubes Palestina.Audiensi tersebut menegaskan kembali komitmen Indonesia, melalui Kementerian Agama, untuk terus berdiri bersama Palestina, baik melalui diplomasi, pendidikan, maupun aksi kemanusiaan, sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan solidaritas global.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Musala Ponpes Al-Khoziny di Sidoarjo ambruk, puluhan santri terjebak di reruntuhan
Indonesia
•
01 Oct 2025

KTT ASEAN 2023: IMT-GT perkuat konektivitas, pariwisata di tiga negara
Indonesia
•
12 May 2023

Indonesia serukan multilateralisme MIKTA untuk aksesibilitas vaksin
Indonesia
•
04 Feb 2021

Pemerintah terbitkan Keppres tentang biaya penyelenggaraan ibadah haji 1444 Hijriah
Indonesia
•
07 Apr 2023


Berita Terbaru

Patrialis Akbar ingatkan hakim: Salah memutus perkara, pertanggungjawabannya hingga akhirat
Indonesia
•
12 Aug 2026

Program Magang Nasional 2026 dibuka, pemerintah siapkan 150 ribu kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi
Indonesia
•
11 Aug 2026

Analisis – Ke mana mengalirnya uang jemaah haji Indonesia? Ada potensi ekonomi yang bisa kembali ke Tanah Air (2 dari 3 tulisan)
Indonesia
•
08 Aug 2026

Analisis – Ke mana mengalirnya uang jemaah haji Indonesia? Ada potensi ekonomi yang bisa kembali ke Tanah Air (selesai)
Indonesia
•
08 Aug 2026
