
Menparekraf apresiasi 'Indofest 2023' tingkatkan industri wisata alam

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyambut baik kehadiran pameran kegiatan luar ruang (outdoor) Indofest 2023 yang akan berlangsung pada 1-4 Juni 2023 di Istora Senayan dalam acara "Weekly Brief with Sandi Uno" di Gedung Sapta Pesona, Senin (29/5/2023). (Kementerian Pariwisata dan Eknomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Eknomi Kreatif)
Indofest 2023 dapat mendorong industri wisata alam dan petualangan serta turut berkontribusi terhadap kelestarian alam.
Jakarta (Indonesia Window) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyambut baik diselenggarakannya kembali pameran kegiatan luar ruang Indofest 2023 yang akan berlangsung pada 1-4 Juni 2023 di Istora Senayan, Jakarta.Menparekraf Sandiaga dalam ‘Weekly Brief with Sandi Uno’ yang berlangsung secara hybrid, Senin (29/5/2023), mengatakan, pemerintah sangat mengapresiasi kegiatan Indofest 2023 karena kegiatan tersebut dapat mendorong industri wisata alam dan petualangan serta turut berkontribusi terhadap kelestarian alam."Kami sangat mengapresiasi Indofest 2023 yang menghadirkan banyak hal tentang wisata petualangan. Saya adalah salah satu pecinta wisata alam dan ini adalah sebuah ajang yang luar biasa," kata Menparekraf Sandiaga Uno.Wisata petualangan memiliki potensi besar dalam mendorong pergerakan wisatawan pascapandemi.Kecenderungan ini terus menampakkan tren meningkat dengan kehadiran ceruk pasar yang berbasis pada variasi atraksi minat khusus. Kesempatan ini perlu dimanfaatkan oleh pelaku industri pariwisata Tanah Air terutama tur operator dan agen perjalanan wisata untuk bergabung dan berpromosi dalam kegiatan ini.Menparekraf Sandiaga juga mengapresiasi pemilihan tanggal penyelenggaraan acara yang bertepatan dengan momen libur panjang. Hal tersebut diharapkan dapat menarik minat pengunjung."Mudah-mudahan Indofest 2023 bisa memecahkan rekor lebih dari 40.000 pengunjung yang hadir dan memenuhi target penjualan sebesar 40 miliar rupiah," kata Sandiaga.Direktur Wisata Minat Khusus, Itok Parikesit, mengutarakan bahwa wisata petualangan di Indonesia telah berkembang pesat di mana mayoritas pelakunya adalah usaha perorangan, mikro dan kecil.Aktivitas wisata petualangan dalam industri pariwisata telah memberi dampak ekonomi yang dapat dinikmati oleh masyarakat setempat dan mendorong praktik wisata berkelanjutan.Chief Executive Officer COS Event, Disyon Toba, mengatakan, secara khusus ia berharap Indofest 2023 dapat meningkatkan keinginan sekaligus partisipasi dari generasi muda (Gen-Z) untuk mendalami kegiatan luar ruang."Hasil statistik di Amerika menyebutkan Gen-Z adalah yang paling suka dengan tantangan. Sebanyak 70 persen dari Gen-Z itu penyuka tantangan atau kegiatan outdoor. Inilah yang mau kita coba agar masa depan generasi muda Indonesia adalah generasi muda yang sehat, berani, kemudian juga suka berkegiatan alam dan di situlah dia bisa mencintai bangsa Indonesia," ujar Disyon.Ketua Pelaksana Indofest 2023, Eva Fitri Yeni, menambahkan, kegiatan tersebut nantinya akan menghadirkan berbagai produk dari produsen dan juga distributor perlengkapan kegiatan luar ruang."Mulai dari Eiger, Consina, Arei, dan masih banyak lagi," kata Eva.Indofest 2023 juga akan diisi dengan berbagai kegiatan menarik lainnya seperti talk show, coaching clinic dari para expertise kegiatan luar ruang, juga penampilan dari deretan musisi."Ada Fiersa Besari, Soegi Bornean, dan Raim Laode," kata Eva.Pengunjung dapat memperoleh tiket secara daring melalui aplikasi Indofest yang dapat diunduh di Playstore dan Appstore, selain pembelian di lokasi, kata Eva, seraya menambahkan, "target kita tahun ini 40 ribu pengunjung".Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Indonesia harapkan India longgarkan izin ekspor obat terapeutik
Indonesia
•
29 Jun 2021

Indonesia kutuk pernyataan politikus India tentang Nabi Muhammad ﷺ
Indonesia
•
07 Jun 2022

Pesantren akan jadi sekolah paling diminati di era AI
Indonesia
•
19 May 2026

Pemerintah kawal pemulihan Sumatra dari tanggap darurat menuju rehabilitasi menyeluruh
Indonesia
•
03 Dec 2025


Berita Terbaru

Indonesia masuk zona merah kabut asap 2026, Agustus-September jadi periode paling berbahaya
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Herdman dan peta jalan baru timnas Indonesia: Mimpi ke Piala Dunia 2030 dimulai
Indonesia
•
21 Jun 2026

Feature – Mengapa orang Indonesia tetap demam Piala Dunia meski timnas tak bermain? Ini jawaban psikolog
Indonesia
•
21 Jun 2026

Jamu bakal punya pusat pengobatan modern, Indonesia gandeng China untuk mewujudkannya
Indonesia
•
20 Jun 2026
