Ekonomi kawasan APEC diproyeksikan tumbuh 3,1 persen pada 2025

Ekonomi di kawasan APEC

Seorang warga tengah berbelanja di Pasar Rejowinangun Kota Magelang, Jawa Tengah, pada 17 Agustus 2025. (Indonesia Window)

Ekonomi di kawasan APEC diproyeksikan tumbuh mencapai 3,1 persen pada 2025, sedikit lebih tinggi dibandingkan proyeksi sebelumnya.

Gyeongju, China (Xinhua/Indonesia Window) – Pertumbuhan ekonomi di kawasan Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (Asia-Pacific Economic Cooperation/APEC) diproyeksikan mencapai 3,1 persen pada 2025, sedikit lebih tinggi dibandingkan proyeksi sebelumnya, menurut laporan Analisis Tren Regional APEC (APEC Regional Trends Analysis) terbaru.

Peningkatan proyeksi tersebut didukung oleh perdagangan yang tangguh dan permintaan yang kuat terhadap barang-barang berteknologi tinggi, papar laporan tersebut.

Kendati demikian, laporan itu memperingatkan bahwa pertumbuhan berpotensi melambat menjadi 2,9 persen pada 2026, seiring dengan meningkatnya utang publik dan memudarnya faktor pendorong sementara.

Perdagangan tumbuh dengan solid pada paruh pertama (H1) 2025, dengan nilai ekspor dan impor masing-masing meningkat sebesar 6,5 persen dan 6,1 persen.

Laporan tersebut memproyeksikan bahwa pertumbuhan ekspor akan melambat menjadi sekitar 1 persen tahun depan, seiring dengan ketegangan perdagangan yang masih berlanjut.

Total utang bruto pemerintah umum di APEC diproyeksikan akan melampaui 110 persen dari produk domestik bruto (PDB) pada 2026, meningkat signifikan dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya.

Laporan itu menekankan bahwa kerja sama tetap menjadi jangkar penting untuk menjaga stabilitas ekonomi.

Seiring meningkatnya ketegangan perdagangan dan berlanjutnya ketidakpastian, lingkungan kebijakan yang dapat diprediksi serta dialog terbuka akan sangat penting untuk memulihkan kepercayaan dan mempertahankan pertumbuhan di seluruh kawasan, demikian menurut laporan tersebut.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait