
Ekonomi Jerman kembali melambat dan turun tipis pada Q2 2024

Orang-orang menikmati waktu luang di bawah pepohonan yang berbunga di tepi Sungai Main di Frankfurt, Jerman, pada 14 Maret 2024. (Xinhua/Zhang Fan)
Ekonomi Jerman mencatatkan kontraksi tipis pada kuartal kedua (Q2) tahun ini, utamanya disebabkan oleh penurunan investasi dan penurunan dalam industri konstruksi.
Berlin, Jerman (Xinhua/Indonesia Window) – Ekonomi Jerman mencatatkan kontraksi tipis pada kuartal kedua (Q2) tahun ini, menurut data baru yang dirilis pada Selasa (27/8). Hal ini utamanya disebabkan oleh penurunan investasi dan penurunan dalam industri konstruksi, kata kantor statistik resmi negara tersebut.Produk domestik bruto (PDB) perekonomian terbesar di Eropa itu turun 0,1 persen pada Q2 dibandingkan dengan tiga bulan sebelumnya, yang mengonfirmasi data awal."Setelah kenaikan tipis pada kuartal sebelumnya, ekonomi Jerman kembali melambat pada musim semi," ungkap Ruth Brand, presiden kantor statistik tersebut. Sementara itu, kenaikan pada kuartal pertama (Q1) tercatat 0,2 persen.Perlambatan pada Q2 sebagian besar didorong oleh penurunan investasi yang signifikan, terutama pada sektor mesin dan peralatan, yang turun 4,1 persen dalam basis kuartalan (quarter on quarter). Industri konstruksi juga menghadapi berbagai tantangan pada periode ini, dengan nilai tambah bruto turun 3,2 persen. Namun, secara keseluruhan, sektor-sektor ekonomi hanya mengalami penurunan yang minimal, yaitu 0,1 persen.
Foto yang diabadikan pada 8 November 2023 ini menunjukkan pemandangan musim gugur di sepanjang Sungai Main di Frankfurt, Jerman. (Xinhua/Zhang Fan)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

UE denda Meta lebih dari 800 juta dolar AS atas pelanggaran aturan antipakat
Indonesia
•
16 Nov 2024

Kepala IMF peringatkan ketidakpastian ekonomi global akan jadi "kenormalan baru"
Indonesia
•
09 Oct 2025

Gallup: Hampir separuh orang Amerika cemas dengan keamanan uang mereka di bank
Indonesia
•
05 May 2023

Pesawat C919 pertama China Southern Airllines akan mulai layanan komersial pertengahan September
Indonesia
•
31 Aug 2024


Berita Terbaru

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026

Sertifikat asal dari bea cukai China timur laut fasilitasi produk China masuki pasar Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Permintaan cip tetap kuat di tengah ketegangan geopolitik
Indonesia
•
07 May 2026
