
Ekspor otomotif Korsel turun untuk bulan kedua secara beruntun pada Mei 2026

Para pengunjung mengamati sebuah kendaraan dari Hyundai Motor dalam ajang New York International Auto Show 2025 di Javits Center, New York, Amerika Serikat, pada 16 April 2025. (Xinhua/Liu Yanan)
Seoul, Korea Selatan (Xinhua/Indonesia Window) – Ekspor otomotif Korea Selatan (Korsel) turun untuk bulan kedua berturut-turut pada Mei 2026 karena berkurangnya hari kerja dan gangguan produksi suku cadang otomotif, menurut data pemerintah yang dirilis pada Rabu (17/6).
Ekspor mobil pada Mei turun 5,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 5,83 miliar dolar AS, setelah mengalami penurunan 5,5 persen pada bulan sebelumnya, menurut Kementerian Perdagangan, Industri, dan Sumber Daya Korsel.
*1 dolar AS = 17.719 rupiah
Penurunan tersebut disebabkan oleh berkurangnya jumlah hari kerja serta kebakaran di salah satu pemasok suku cadang lokal yang mengganggu produksi otomotif.
Ekspor mobil ke Amerika Serikat (AS) menurun 2,9 persen menjadi 2,44 miliar dolar AS, dan pengiriman ke Uni Eropa (UE) susut 6,5 persen menjadi 783 juta dolar AS.
Pengiriman ke Asia anjlok dua digit menjadi 428 juta dolar AS pada bulan tersebut.
Permintaan terhadap kendaraan ramah lingkungan tetap kuat. Pada Mei, nilai ekspor segmen ini meningkat 9,9 persen secara tahunan menjadi 2,40 miliar dolar AS.
Kendaraan ramah lingkungan tersebut mencakup kendaraan listrik, kendaraan listrik sel bahan bakar (fuel cell electric vehicle/FCEV), kendaraan listrik hibrida, dan kendaraan listrik hibrida plug-in (plug-in hybrid electric vehicle/PHEV).
Jumlah kendaraan yang diekspor mencapai 230.072 unit pada Mei, turun 6,6 persen dibandingkan bulan yang sama tahun lalu. Pengiriman suku cadang otomotif juga menyusut 3,0 persen menjadi 1,61 miliar dolar AS.
Jumlah kendaraan yang diproduksi di pabrik domestik menurun 8,2 persen menjadi 329.559 unit bulan lalu.
Jumlah mobil yang terjual di dalam negeri, termasuk kendaraan produksi lokal dan impor, mencapai 127.315 unit pada Mei, turun 10,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Media sebut tarif tinggi untuk mobil listrik buatan China rugikan konsumen AS
Indonesia
•
17 May 2024

Swedia pertimbangkan bangun reaktor nuklir modular kecil baru
Indonesia
•
26 Jan 2023

Fokus Berita – Industri pariwisata China beri saran bagi turis China yang hendak ke Bali
Indonesia
•
27 Mar 2024

Putin sebut hubungan ekonomi Rusia-China miliki prospek cerah
Indonesia
•
15 May 2024


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
