
Ekspor tekstil dan pakaian jadi China catat pertumbuhan stabil pada 2022

Para staf mempersiapkan siaran langsung yang akan ditampilkan untuk Pameran Impor dan Ekspor China, yang juga dikenal sebagai Canton Fair, edisi ke-132 di Guangdong Textiles Import & Export Co., Ltd. di Guangzhou, Provinsi Guangdong, China selatan, pada 14 Oktober 2022. (Xinhua/Deng Hua)
Ekspor tekstil dan pakaian jadi China mencatatkan pertumbuhan yang stabil tahun lalu, dengan volume mencapai 323,3 miliar dolar AS pada 2022, naik 2,6 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Beijing, China (Xinhua) – Ekspor produk tekstil dan pakaian jadi China mencatatkan pertumbuhan yang stabil tahun lalu, demikian menurut data.Volume ekspor produk tersebut mencapai 323,3 miliar dolar AS pada 2022, naik 2,6 persen secara tahunan (year on year/yoy), menurut Dewan Tekstil dan Pakaian Jadi Nasional China (China National Textile and Apparel Council).Ekspor tekstil naik 2 persen dari setahun sebelumnya menjadi total sekitar 148 miliar dolar AS, sementara ekspor pakaian jadi dan aksesori naik 3,2 persen menjadi lebih dari 175 miliar dolar AS.Perusahaan-perusahaan tekstil besar membukukan pendapatan operasional gabungan mereka naik 0,9 persen (yoy) menjadi hampir 5,26 triliun yuan atau sekitar 780 miliar dolar AS pada 2022.*1 yuan = 2.228 rupiah**1 dolar AS = 15.089 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Tinjauan Ekonomi: China masih jadi destinasi populer untuk investasi asing
Indonesia
•
22 Feb 2023

Filipina kesulitan turunkan harga beras meski pasokan melimpah
Indonesia
•
17 Feb 2024

Inflasi di Argentina sentuh 98,8 persen pada Januari 2023
Indonesia
•
17 Feb 2023

Rusia akan hentikan pasokan dan produk minyak jika harga dibatasi
Indonesia
•
28 Dec 2022


Berita Terbaru

China targetkan 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar per 2030
Indonesia
•
17 Mar 2026

Negara-Negara anggota Badan Energi Internasional di Kawasan Asia-Oseania akan "segera" lepas cadangan minyak darurat
Indonesia
•
17 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
17 Mar 2026

Menteri Energi Inggris sebut penutupan Selat Hormuz rugikan ekonomi global
Indonesia
•
17 Mar 2026
