
Studi ungkap suhu laut tertinggi dalam 400 tahun terakhir timbulkan ancaman nyata bagi Great Barrier Reef

Foto dari udara yang diabadikan pada 2 Juni 2021 ini menunjukkan Karang Penghalang Besar (Great Barrier Reef) di Queensland, Australia. (Xinhua/Hu Jingchen)
Fenomena pemutihan karang massal belakangan ini bertepatan dengan lima dari enam tahun terpanas dalam rentang 400 tahun yang diteliti dalam penelitian tersebut.
Sydney, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Suhu laut di dalam maupun di sekitar Karang Penghalang Besar (Great Barrier Reef) Australia telah mencapai titik tertingginya dalam 400 tahun lebih dan menimbulkan ancaman nyata bagi terumbu karang ikonis tersebut, kata para peneliti.Dalam sebuah studi terbaru, tim ilmuwan Australia merekonstruksi data suhu permukaan laut dari 1618 hingga 1995 dengan menganalisis sampel kerangka karang dari dalam maupun di sekitar Great Barrier Reef (GBR), kemudian menggabungkan kumpulan data tersebut dengan pengamatan yang tercatat dari 1900 hingga 2024.
Foto yang diabadikan pada 2 Juni 2021 ini menunjukkan Great Barrier Reef di Queensland, Australia. (Xinhua/Zhang Yue)
Foto yang diabadikan pada 2 Juni 2021 ini menunjukkan Great Barrier Reef di Queensland, Australia. (Xinhua/Hu Jingchen)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Menilik kegagahan Shandong, kapal induk pertama yang diproduksi di China
Indonesia
•
23 Dec 2024

China luncurkan sistem pemantauan satelit lingkungan ekologis
Indonesia
•
19 Apr 2023

Fokus Berita – Ahli mikrobiologi harapkan COP28 juga soroti mikroorganisme
Indonesia
•
04 Dec 2023

Pesawat amfibi AG600M buatan China rampungkan uji penerbangan cuaca dingin
Indonesia
•
19 Feb 2024


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
