
Gegara konten penuh kebencian, Gabon tutup akses ke media sosial

Ilustrasi. (Shutter Speed di Unsplash)
Gabon menutup akses ke jejaring media sosial dan platform digital secara nasional sampai pemberitahuan lebih lanjut, menyusul penyebaran berulang konten tidak pantas, fitnah, penuh kebencian, dan penghinaan, yang merusak martabat manusia, kohesi sosial, stabilitas institusi negara, dan keamanan nasional.
Libreville, Gabon (Xinhua/Indonesia Window) – Otoritas Tinggi Komunikasi Gabon pada Selasa (17/2) malam waktu setempat mengumumkan penutupan segera akses ke jejaring media sosial dan platform digital secara nasional sampai pemberitahuan lebih lanjut, menurut pernyataan resmi institusi tersebut.
Badan pengatur audiovisual dan perfilman itu menyatakan pihaknya telah mencatat penyebaran "berulang" konten tidak pantas, fitnah, penuh kebencian, dan penghinaan di jejaring sosial serta platform digital, yang merusak martabat manusia, kohesi sosial, stabilitas institusi negara, dan keamanan nasional.
Otoritas tersebut menekankan "tindakan semacam itu merupakan pelanggaran yang dikenai sanksi berat berdasarkan hukum nasional dan internasional yang berlaku, serta berdasarkan kebijakan moderasi platform digital utama," menurut pernyataan tersebut.
Pihaknya mengecam keras hal yang mereka sebut sebagai penyalahgunaan dan penyimpangan penggunaan platform-platform tersebut oleh pengguna tertentu dan menyesalkan terhadap hal yang mereka anggap sebagai ketidakpedulian platform-platform itu, khususnya kurangnya iktikad nyata untuk memoderasi konten ilegal.
Pengumuman ini memicu reaksi keras di media sosial, meskipun platform-platform tersebut masih dapat diakses untuk saat ini.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Israel klaim telah tangkap "teroris senior" di Tepi Barat
Indonesia
•
11 Apr 2025

Misi China: Jepang harus serius tanggapi kekhawatiran soal pembuangan air limbah nuklir ke laut
Indonesia
•
05 Jul 2023

Menhan China dan AS gelar pembicaraan soal hubungan kedua negara di Kamboja
Indonesia
•
23 Nov 2022

NYT: Dengan kontrak rahasia, AS gunakan ‘spyware’ untuk mata-matai dunia
Indonesia
•
07 Apr 2023


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
