
Harapan hidup rata-rata di Taiwan turun ke titik terendah sejak 2014

Pasar Malam Raohe di Distrik Songshan, Taipei, Taiwan. (Vernon Raineil Cenzon on Unsplash)
Harapan hidup rata-rata Taiwan pada tahun 2022 adalah 79,84 tahun, turun 1,02 tahun dari 80,86 tahun pada tahun 2021 dan turun 1,48 tahun dari angka harapan hidup tertinggi di Taiwan sebesar 81,32 tahun pada tahun 2020.
Pandeglang, Banten (Indonesia Window) – Harapan hidup rata-rata di Taiwan pada tahun 2022 turun tajam untuk tahun kedua berturut-turut dan ke level terendah sejak 2014, menurut statistik Kementerian Dalam Negeri yang dirilis Jumat (11/8).Harapan hidup rata-rata Taiwan pada tahun 2022 adalah 79,84 tahun, turun 1,02 tahun dari 80,86 tahun pada tahun 2021 dan turun 1,48 tahun dari angka harapan hidup tertinggi di Taiwan sebesar 81,32 tahun pada tahun 2020, menurut pernyataan kementerian tersebut.Penurunan 1,02 tahun pada tahun 2022 merupakan perubahan yang signifikan dari tahun ke tahun. Perubahan terbesar sebelumnya dalam harapan hidup di Taiwan selama 32 tahun terakhir di mana data kementerian sudah tersedia terjadi pada tahun 1997, ketika naik 0,59 tahun.Lompatan besar tersebut sebagian besar karena wabah COVID-19 di Taiwan yang secara resmi merenggut nyawa 14.667 orang pada tahun 2022.Kementerian Dalam Negeri mengatakan, total kematian di Taiwan pada tahun 2022 naik menjadi 208.129, meningkat 23.672 dari tahun sebelumnya, menghasilkan kenaikan 9,5 persen dalam rasio kematian standar (standardized mortality ratio/SMR), metrik harapan hidup yang disesuaikan dengan struktur usia populasi.SMR yang lebih tinggi dari 1 berarti lebih banyak kematian terjadi daripada yang diharapkan berdasarkan distribusi usia penduduk Taiwan, tanda tingginya kematian berlebih, terutama akibat COVID-19, pada populasi pada tahun 2022.Menurut angka kementerian, rata-rata harapan hidup pria dan wanita pada tahun 2022 masing-masing diperkirakan 76,63 tahun dan 83,28 tahun, turun 1,04 tahun dan 0,97 tahun dari tahun sebelumnya.Angka laki-laki adalah yang terendah sejak mencapai 76,43 pada 2012 dan perempuan adalah yang terendah sejak mencapai 83,19 pada 2014.Meskipun harapan hidup Taiwan turun untuk tahun kedua berturut-turut, Kementerian Dalam Negeri mengatakan Taiwan masih memiliki harapan hidup yang lebih tinggi daripada rata-rata dunia, jika dibandingkan dengan informasi terbaru yang dirilis oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2020.Menurut data kementerian itu, Taipei memiliki harapan hidup rata-rata tertinggi pada tahun 2022 di enam kota besar Taiwan yaitu 83,75 tahun, diikuti oleh New Taipei 81,32 tahun, Taoyuan 81,04 tahun, Taichung 80,82 tahun, Tainan 80,14 tahun, dan Kaohsiung 79,67 tahun.Sementara itu, wilayah timur Taitung memiliki angka harapan hidup terendah dari 22 kota dan kabupaten di Taiwan, yaitu 76,46 tahun.Sumber: Focus TaiwanLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Kekebalan kawanan Jepang hampir 90 persen setelah gelombang omicron
Indonesia
•
28 Sep 2022

COVID-19 – WHO rilis piagam keselamatan pekerja kesehatan
Indonesia
•
18 Sep 2020

Fokus Berita – Barang pokok di Gaza langka, picu lonjakan penyakit yang dapat dicegah
Indonesia
•
30 Jun 2025

Survei: Mayoritas warga AS inginkan UU senjata yang lebih ketat
Indonesia
•
31 Aug 2022


Berita Terbaru

Di New York, Taiwan tunjukkan kepeloporan dalam kesetaraan gender
Indonesia
•
17 Mar 2026

Ramadan 1447H – Kamar Dagang China di Indonesia beri bantuan kepada buruh rentan, via kerja sama dengan Serikat Buruh Muslim Indonesia
Indonesia
•
13 Mar 2026

Feature – Pengobatan tradisional China solusi kesehatan mental di zaman modern
Indonesia
•
14 Mar 2026

Mengintip aksi pendongeng hibur murid SD di Banten
Indonesia
•
11 Mar 2026
