
China sukses terapkan visi ‘satu negara, dua sistem’ di Hong Kong dan Makau

Sejumlah instalasi cahaya terlihat di depan Reruntuhan St. Paul di Makau, China selatan, pada 3 September 2022. (Xinhua/Cheong Kam Ka)
Hong Kong dan Makau menjadi model sukses perwujudan dan pengelolaan visi China yang disebut ‘satu negara, dua sistem’, menurut seorang pejabat senior di Kantor Urusan Hong Kong dan Makau Dewan Negara China.
Beijing, China (Xinhua) – Satu dekade terakhir telah menyaksikan berbagai perubahan dan kemajuan bersejarah dalam upaya China untuk mewujudkan visi ‘satu negara, dua sistem’ di Hong Kong dan Makau, kata seorang pejabat senior di Kantor Urusan Hong Kong dan Makau Dewan Negara China pada Selasa (20/9).Gagasan, pemikiran, dan strategi baru yang diajukan oleh Xi Jinping, yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC), mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan ‘satu negara, dua sistem’ serta Hong Kong dan Makau, telah meningkatkan pemahaman Partai tentang undang-undang yang mengatur praktik ‘satu negara, dua sistem’ ke tingkat baru, kata Huang Liuquan, wakil direktur kantor itu, dalam sebuah konferensi pers."Semua itu adalah alasan utama mengapa pekerjaan yang berkaitan dengan Hong Kong dan Makau mencatat kemajuan baru," ujar Huang.Merespons situasi yang sempat suram di Hong Kong, Komite Sentral CPC dengan Kamerad Xi Jinping sebagai intinya mengonsolidasikan kepemimpinan terpusat dan terpadu atas pekerjaan dalam hal ini. Komite Sentral CPC membuat keputusan penting untuk meningkatkan pelaksanaan yurisdiksi keseluruhan pemerintah pusat atas daerah administrasi khusus serta menyempurnakan sistem dan mekanisme terkait yang berhubungan dengan penegakan Konstitusi dan Undang-Undang Dasar.Sistem hukum dan mekanisme penegakan hukum daerah administrasi khusus untuk menjaga keamanan nasional telah ditetapkan. Undang-undang tentang menjaga keamanan nasional di Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Hong Kong diberlakukan, sementara sistem pemilihan di daerah itu disempurnakan. Makau juga memulai proses untuk mengamandemen undang-undangnya tentang menjaga keamanan nasional."Semua upaya ini telah memberikan dukungan institusional yang solid bagi perdamaian dan stabilitas abadi di Hong Kong dan Makau, serta praktik 'satu negara, dua sistem' yang stabil dan berkelanjutan di dua daerah itu," tutur Huang.
Foto yang diabadikan pada 31 Juli 2021 ini memperlihatkan Hong Kong Convention and Exhibition Centre di Hong Kong, China selatan. (Xinhua/Wu Xiaochu)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Prancis, Inggris, dan Jerman tolak aneksasi oleh Israel
Indonesia
•
27 Jul 2025

Negosiasi kesepakatan gencatan senjata Gaza dimulai di Kairo, Mesir
Indonesia
•
28 Feb 2025

Arab Saudi larang pengumpulan donasi buka puasa di masjid
Indonesia
•
25 Mar 2022

Pemilu Jepang kacau! Pengacara gugat hasil perhitungan suara
Indonesia
•
09 Feb 2026


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
