
Huawei pamerkan kontribusinya dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati di Austria

Perangkat akustik pemantau suara terlihat di Taman Nasional Neusiedler See-Seewinkel, Austria, pada 8 Oktober 2024. (Xinhua/He Canling)
Huawei memantau perubahan pada sabuk buluh dan satwa liar di Taman Nasional Neusiedler See-Seewinkel, Austria, guna menyediakan data untuk mendukung penelitian ekologis.
Wina, Austria (Xinhua/Indonesia Window) – Raksasa teknologi China Huawei menggelar sebuah acara pada Selasa (9/10) untuk menunjukkan bagaimana teknologinya membantu konservasi keanekaragaman hayati di salah satu taman nasional di Austria.Sejak 2021, Huawei bermitra dengan Taman Nasional Neusiedler See-Seewinkel dan Universitas Wina dalam melindungi keanekaragaman hayati di taman tersebut, yang terdampak signifikan oleh fluktuasi permukaan air akibat perubahan iklim. Dengan menggunakan perangkat akustik dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), Huawei memantau perubahan pada sabuk buluh dan satwa liar di taman tersebut, menyediakan data untuk mendukung penelitian ekologis.
Peneliti Arno Cimadom (kedua dari kanan) memperkenalkan informasi perlindungan keanekaragaman hayati di Taman Nasional Neusiedler See-Seewinkel, Austria, pada 8 Oktober 2024. (Xinhua/He Canling)
Foto yang diabadikan pada 8 Oktober 2024 ini menunjukkan Taman Nasional Neusiedler See-Seewinkel di Austria. (Xinhua/He Canling)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Tim insinyur China rancang robot inovatif yang lepas landas seperti burung
Indonesia
•
23 Sep 2025

Ilmuwan Rusia ciptakan bahan tekstil antibakteri
Indonesia
•
19 Mar 2022

Kapabilitas ditingkatkan, peringatan bencana meteorologi akan diterima warga China dalam 3-8 menit
Indonesia
•
31 Oct 2024

COVID-19 - Uji vaksin Rusia aman dan diterima tubuh
Indonesia
•
16 Jul 2020


Berita Terbaru

Peneliti China kembangkan baterai lithium-sulfur baru untuk bantu ‘drone’ terbang lebih jauh
Indonesia
•
12 May 2026

Aplikasi AI Libra dukung aktivitas korporasi dan bisnis
Indonesia
•
12 May 2026

China sertifikasi ‘batch’ pertama pilot ‘airship’ buatan dalam negeri untuk layanan komersial
Indonesia
•
10 May 2026

Suhu permukaan laut ekstrapolar tertinggi kedua pada April
Indonesia
•
10 May 2026
