
PM China dan Rusia gelar pembicaraan via telepon

Presiden China Xi Jinping bertemu dengan Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin di Moskow, Rusia, pada 21 Maret 2023. (Xinhua/Zhang Ling)
Hubungan China-Rusia mematuhi prinsip-prinsip nonblok, nonkonfrontasi, dan tidak menargetkan pihak ketiga mana pun, saling menghormati, saling percaya, serta saling menguntungkan, yang tidak hanya mempromosikan pembangunan dan peremajaan mereka sendiri, tetapi juga menjunjung tinggi kesetaraan dan keadilan internasional.
Beijing, Chuna (Xinhua) – Perdana Menteri (PM) China Li Qiang berbincang melalui telepon dengan PM Rusia Mikhail Mishustin pada Selasa (4/4).Li mengatakan bahwa di bawah bimbingan strategis kedua kepala negara, kemitraan koordinasi strategis komprehensif China-Rusia untuk era baru mampu mempertahankan tingkat pengembangan yang tinggi.Hubungan China-Rusia mematuhi prinsip-prinsip nonblok, nonkonfrontasi, dan tidak menargetkan pihak ketiga mana pun, saling menghormati, saling percaya, serta saling menguntungkan, yang tidak hanya mempromosikan pembangunan dan peremajaan mereka sendiri, tetapi juga menjunjung tinggi kesetaraan dan keadilan internasional, ungkapnya.Li menekankan bahwa dalam kunjungan sukses Presiden China Xi Jinping ke Rusia baru-baru ini, dia dan Presiden Rusia Vladimir Putin bersama-sama menyusun cetak biru baru untuk pengembangan hubungan bilateral, memetakan arah baru bagi kerja sama bilateral.China bersedia bekerja sama dengan Rusia, ujar Li, seraya menambahkan bahwa departemen-departemen pemerintah kedua negara harus mengimplementasikan konsensus penting yang dicapai oleh kedua kepala negara serta mendorong kerja sama pragmatis antara China dan Rusia demi mencapai perkembangan baru.Sementara itu, Mishustin mengatakan hubungan Rusia-China didasarkan pada hukum internasional dan prinsip pluralisme, yang merupakan faktor penting untuk memastikan perdamaian dan stabilitas global, seraya menambahkan bahwa saat ini, hubungan bilateral berada pada tingkat tertinggi dalam sejarah, dan kunjungan kenegaraan Presiden Xi ke Rusia sangat sukses, membuka babak baru dalam hubungan Rusia-China.Rusia menghargai kemitraan koordinasi strategis komprehensif dengan China dan bersedia memperkuat persahabatan bertetangga yang baik dengan China, memperdalam kerja sama praktis di berbagai bidang, serta mendorong pembangunan bersama kedua negara, tuturnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China dan Filipina pererat hubungan di tahun yang baru
Indonesia
•
05 Jan 2023

Putin sebut respons Rusia terhadap ancaman tak terbatas pada kendaraan lapis baja
Indonesia
•
03 Feb 2023

AS bersikap ambigu terkait kemungkinan Israel serang cadangan minyak Iran
Indonesia
•
05 Oct 2024

Pertama dalam 2 bulan lebih, Israel perintahkan warga sipil Gaza mengungsi pascapengeboman mematikan
Indonesia
•
19 Mar 2025


Berita Terbaru

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026

AS-Iran kembali bentrok, AS tak ingin eskalasi
Indonesia
•
08 May 2026
