Putin sebut hubungan Rusia-AS berada dalam "krisis yang serius"

Bendera Amerika Serikat (AS) berkibar tertiup angin di Kedutaan Besar AS di Moskow, Rusia, pada 16 April 2021. (Xinhua/Evgeny Sinitsyn)
Hubungan Rusia-AS berada dalam "krisis yang serius", kata Presiden Rusia Vladimir Putin, menegaskan bahwa keamanan global sangat bergantung pada hubungan kedua negara, dan bahwa AS pada dasarnya bertanggung jawab atas krisis Ukraina dan memburuknya hubungan bilateral dengan Rusia.
Moskow, Rusia (Xinhua) – Hubungan antara Rusia dan Amerika Serikat (AS) sedang mengalami "krisis yang serius," seperti disampaikan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Rabu (5/4).Putin mengomentari kondisi hubungan Rusia-AS dalam sebuah upacara yang dalam kesempatan itu dirinya menerima surat kepercayaan dari 17 duta besar negara-negara asing yang baru saja dilantik."Hubungan antara Rusia dan AS ... sedang menghadapi krisis yang serius," ujar sang presiden, seraya menambahkan bahwa krisis tersebut berakar pada "pendekatan yang berbeda secara fundamental terhadap pembentukan tatanan dunia modern."Putin menegaskan bahwa keamanan global sangat bergantung pada hubungan kedua negara, dan bahwa AS pada dasarnya bertanggung jawab atas krisis Ukraina dan memburuknya hubungan bilateral dengan Rusia.Putin mengatakan bahwa Rusia mendukung pembangunan hubungan dengan AS jika hal tersebut didasarkan pada prinsip-prinsip kesetaraan, menghormati kedaulatan, dan nonintervensi dalam urusan internal masing-masing.Presiden Rusia itu juga mengomentari hubungan antara Rusia dan Uni Eropa (UE) yang menegang.Putin mengatakan bahwa UE saat ini tidak lagi bertujuan mengembangkan kerja sama ekonomi dan mendorong integrasi di benua Eropa, melainkan berfokus pada "memicu konfrontasi geopolitik dengan Rusia."Putin mengungkapkan harapan bahwa pada akhirnya akan mungkin membangun hubungan dengan UE, dan "logika kerja sama timbal balik" akan berlaku.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Khutbah Syeikh Assudais diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia
Indonesia
•
11 May 2019

Saudi minta Umat Islam tunggu kejelasan COVID sebelum umroh
Indonesia
•
01 Apr 2020

Laporan wadah pemikir Xinhua ungkap bahaya hegemoni militer AS
Indonesia
•
08 Sep 2023

Analis: Ketegangan Rusia-Ukraina dapat mengancam produksi ‘chip’ Taiwan
Indonesia
•
14 Feb 2022
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
