
Idul Adha ‘ramah lingkungan’, daging kurban dibagi dalam wadah besek

Seorang panitia kurban memasukkan daging kurban Idul Adha ke dalam wadah anyaman bambu sebelum dibagikan kepada masyarakat di Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah, pada 27 Mei 2026. (Xinhua/Bram Selo)
Kampanye ‘Kurban Ramah Lingkungan’ semakin berkembang di Indonesia, mengajak masyarakat untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai dalam perayaan Idul Adha.
Sukoharjo, Jawa Tengah (Xinhua/Indonesia Window) – Penggunaan wadah bambu, yang secara lokal dikenal sebagai besek, semakin populer sebagai alternatif ramah lingkungan pengganti kantong plastik dalam pembagian daging kurban.
Gerakan ini merupakan bagian dari kampanye ‘Kurban Ramah Lingkungan’ yang semakin berkembang di Indonesia, yang mengajak masyarakat untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai dalam perayaan Idul Adha. Keranjang bambu dan pembungkus alami seperti daun pisang atau daun jati dianggap lebih ramah lingkungan karena mudah terurai di alam dan dapat digunakan kembali.
Tren ini turut membantu menghidupkan kembali kerajinan bambu lokal dan mendukung perajin skala kecil.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

6 langkah mengahafal Al-Qur'an agar mencapai tujuan
Indonesia
•
06 Aug 2022

Haji1441 - Ka'bah dapat kiswah baru
Indonesia
•
30 Jul 2020

Haji1441 - Syeikh Abdullah Al-Manea sampaikan khotbah Arafah
Indonesia
•
29 Jul 2020

'Uji kepalsuan' Al-Qur'an dalam surat Al-Lahab
Indonesia
•
01 Nov 2019


Berita Terbaru

Ma'had Sabilul Qur'an usung visi besar 2030, siapkan generasi penghafal Al-Qur'an berkelas dunia
Indonesia
•
22 Jun 2026

Al Ghozy Muslimah Center salurkan 1.200 paket daging kurban untuk pengajar Al-Qur’an
Indonesia
•
30 May 2026

Feature – Melempar jumrah, membuang sifat tercela
Indonesia
•
28 May 2026

Rumah Singgah Janda Dhuafa pertama di Cileungsi, solusi pengentasan kemiskinan
Indonesia
•
21 May 2026
